Banner Website
Daerah

Tradisi Baraan, MTs YPPI Bengkalis Kunjungan Sederhana yang Pererat Silaturahmi dan Kekeluargaan

94
×

Tradisi Baraan, MTs YPPI Bengkalis Kunjungan Sederhana yang Pererat Silaturahmi dan Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini
Majelis guru MTs YPPI Bengkalis berpose bersama di rumah Kepala Madrasah, Jumillia, S.Pd, menutup kegiatan tradisi baraan setelah jam mengajar usai. Selasa (31/3/2026)./R45/LW

Rakyat45.com, Bengkalis – Aroma kue dan ketupat khas Lebaran masih tersisa di udara ketika majelis guru MTs YPPI Bengkalis menghidupkan tradisi yang sarat makna: rombongan dari rumah ke rumah sesama guru, atau yang dikenal dengan sebutan “baraan”. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan simbol nyata kebersamaan dan persaudaraan yang terus dijaga pasca Ramadan.

Baraan merupakan tradisi khas masyarakat Bengkalis, biasanya dilakukan saat Lebaran sebagai bentuk kunjung-mengunjungi antar keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar. Dengan semangat melestarikan budaya lokal, para guru melakukan kunjungan secara bergiliran, memastikan setiap rekan sejawat merasakan perhatian dan kehangatan.

Kegiatan ini dilaksanakan setelah seluruh aktivitas belajar mengajar selesai, agar tidak mengganggu proses pembelajaran sekaligus menegaskan profesionalisme para pendidik. Setiap rumah yang dikunjungi menyambut para guru dengan hangat, menghadirkan perbincangan santai dan hidangan khas Lebaran yang menambah nuansa kekeluargaan.

Lebih dari sekadar formalitas, baraan menjadi momen untuk mempererat ikatan emosional antar guru. Keharmonisan yang tercipta diyakini berdampak positif terhadap suasana kerja di sekolah, menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih solid dan penuh semangat.

“Kegiatan ini membuat kami lebih dekat satu sama lain. Selain bersilaturahmi, kami juga bisa saling memaafkan dan merasakan kehangatan kebersamaan setelah Ramadan,” ujar salah satu guru peserta baraan.

Kepala Madrasah MTs YPPI Bengkalis, Jumillia, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah. “Tradisi lokal seperti baraan memiliki nilai positif yang patut dilestarikan. Selain menjaga budaya, kegiatan ini meneguhkan ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa persaudaraan di antara para pendidik,” ujarnya. Rabu, (1/4/2026).

Dilaksanakan secara rutin setiap tahun, baraan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri MTs YPPI Bengkalis. “Tradisi ini bukan hanya menjaga budaya lokal, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana nilai kebersamaan dan kekeluargaan dapat diwujudkan dalam kehidupan profesional sehari-hari,” tutup Jumillia.**