Banner Website
Nasional

Jemaah Haji Kepulauan Meranti Bersiap Menuju Makkah Usai Menjalani Ibadah di Madinah

41
×

Jemaah Haji Kepulauan Meranti Bersiap Menuju Makkah Usai Menjalani Ibadah di Madinah

Sebarkan artikel ini
Jemaah Haji Kepulauan Meranti bersiap melanjutkan perjalanan menuju Makkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah di Madinah, Arab Saudi. Rabu (6/5/2026).R45/AH.

Rakyat45.com, Mekkah – Rangkaian ibadah jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti berlanjut setelah kurang lebih satu pekan menjalani aktivitas spiritual di Kota Madinah, Arab Saudi. Selama berada di kota suci tersebut, para jemaah menunaikan salat lima waktu di Masjid Nabawi serta mengikuti sejumlah agenda ziarah yang telah menjadi bagian dari rangkaian resmi ibadah haji.

Kegiatan ziarah itu meliputi kunjungan ke makam Rasulullah SAW, kesempatan memasuki Raudhah, serta perjalanan ke sejumlah lokasi bersejarah seperti Masjid Quba, Bukit Uhud, dan kebun kurma. Seluruh rangkaian tersebut merupakan bagian dari program ibadah haji jemaah Indonesia, termasuk rombongan asal Kepulauan Meranti.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Surasman, menyampaikan bahwa jemaah yang tergabung dalam Kloter 6 BTH bersama rombongan dari Kabupaten Dumai dan Rokan Hilir dijadwalkan segera bertolak menuju Makkah.

“Keberangkatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan umrah wajib sebagai rangkaian ibadah haji. Jemaah akan diberangkatkan pada 7 Mei 2026,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Dari sisi kesehatan, kondisi jemaah secara umum dilaporkan dalam keadaan baik. Namun, satu jemaah lanjut usia atas nama Abdul ‘Adzim sempat mengalami kelelahan disertai muntah pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

“Alhamdulillah, jemaah atas nama Abdul ‘Adzim telah ditangani oleh tim medis kloter dan saat ini kondisinya sudah membaik,” tambahnya.

Surasman berharap seluruh jemaah haji, khususnya asal Kepulauan Meranti, senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah hingga puncak haji di Makkah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.**