Banner Website
Daerah

Dari Senggoro, Polsek Bengkalis dan Petani Menguatkan Asa Kemandirian Pangan

89
×

Dari Senggoro, Polsek Bengkalis dan Petani Menguatkan Asa Kemandirian Pangan

Sebarkan artikel ini
Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani dan Kelompok Tani Dara Sembilan terlihat saat melakukan perawatan tanaman jagung pipil di lahan pertanian Desa Senggoro. Jum'at (8/5/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Dari hamparan lahan sederhana di Desa Senggoro, sebuah cerita tentang kolaborasi dan ketahanan mulai bertumbuh; bukan sekadar tentang jagung pipil, melainkan tentang tekad bersama menjaga masa depan pangan bangsa.

Kamis sore (7/5/2026), Polsek Bengkalis menjejakkan komitmennya melalui pemantauan dan perawatan tanaman jagung pipil di lahan BUMDes Dara Sembilan. Langkah ini menjadi wujud konkret dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut melibatkan Kapolsek Bengkalis AKP Suhendro, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani dan Kelompok Tani Dara Sembilan di bawah kepemimpinan Farwan. Dalam satu ritme kerja, mereka memastikan sekitar 2.000 batang jagung berusia 10 minggu yang tumbuh di lahan kurang lebih 0,5 hektare berada dalam kondisi optimal.

Dalam keterangannya, Aipda Hamdani menegaskan, “Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi tanaman sekaligus perawatan intensif guna mendukung pertumbuhan optimal.”

Ia menambahkan, Perawatan yang dilakukan meliputi pengairan lahan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit,” ujarnya. Jum’at (8/5/2026).

Lahan yang digunakan merupakan lahan sewa milik BUMDes Dara Sembilan yang dikelola kelompok tani setempat, berlokasi di Jalan Sepakat, Dusun IV, Desa Senggoro, dengan dukungan sumber air dari sumur serta saluran irigasi sederhana.

Lebih lanjut, Aipda Hamdani menyampaikan, Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung pipil diperkirakan akan memasuki masa panen pada Juni 2026.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani.” terang Babinkamtibmas Senggoro.

Dorongan terhadap program ini juga datang dari Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar bersama jajaran Polsek Bengkalis yang terus mengajak masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk aktif mengembangkan sektor pertanian sebagai pilar ketahanan nasional.

Jagung pipil dinilai sebagai komoditas strategis dengan nilai ekonomi tinggi serta permintaan pasar yang terus meningkat, baik untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak, sehingga berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, mencerminkan sinergi antara aparat dan masyarakat yang tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga menumbuhkan harapan dari sektor pertanian yang terus digerakkan bersama.**