Banner Website
Peristiwa

Blackout Sumatera, PLN Ungkap Gangguan Transmisi di Jambi

57
×

Blackout Sumatera, PLN Ungkap Gangguan Transmisi di Jambi

Sebarkan artikel ini
Blackout Sumatera, PLN Ungkap Gangguan Transmisi di Jambi
PLN mengungkap penyebab blackout di Sumatera akibat gangguan transmisi 275 kV di Jambi yang dipicu cuaca buruk. (R45/Md)

Rakyat45.com, Pekanbaru – PT PLN (Persero) mengungkap penyebab terjadinya pemadaman listrik total atau blackout yang melanda wilayah Sumatera bagian tengah dan utara pada Jumat (22/5/2026) malam.

Gangguan sistem kelistrikan berskala besar tersebut membuat sejumlah daerah di Provinsi Riau dan wilayah lainnya mengalami gelap gulita selama beberapa jam.

Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan menjelaskan, gangguan terjadi pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Menurutnya, gangguan tersebut dipicu kondisi cuaca buruk yang berdampak pada sistem kelistrikan Sumatera.

“Kami memohon maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatra pada Jumat (22/5). Saat ini, tim PLN telah berhasil mengatasi gangguan tersebut dan terus melakukan percepatan pemulihan pada sisi pembangkit secara bertahap agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal,” jelasnya.

PLN saat ini terus melakukan penelusuran mendalam untuk memastikan akar persoalan yang menyebabkan pemadaman meluas di sejumlah daerah.

Komang juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan kondusif selama proses pemulihan berlangsung.

Ia menyebut masyarakat dapat memantau perkembangan informasi pemulihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal resmi PLN lainnya.

Sebelumnya, listrik di wilayah Riau padam sejak sekitar pukul 18.44 WIB. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu, termasuk di Kota Pekanbaru.

Sejumlah ruas jalan utama terlihat gelap karena lampu penerangan jalan dan lampu lalu lintas ikut padam.

Situasi serupa juga terjadi di sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Riau.

Seorang warga Pekanbaru bernama Habib mengaku aktivitas kerjanya terganggu akibat pemadaman mendadak tersebut.

“Listrik padam usai saya salat magrib. Lingkungan di RT kami gelap gulita, entah kapan listrik kembali hidup,” cetus Habib.

Sementara itu, aparat kepolisian langsung meningkatkan patroli di sejumlah titik untuk mengantisipasi aksi kriminalitas yang memanfaatkan kondisi blackout.

Langkah cepat tersebut dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pemadaman berlangsung.***