Rakyat45.com, Bengkalis – Semangat Hari Lahir Pancasila 2026 bergema di seluruh penjuru negeri, pesan yang sama juga menggema dari balik jeruji Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis. Melalui upacara peringatan yang berlangsung khidmat, lembaga pemasyarakatan itu menegaskan bahwa nilai persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air harus hidup dalam diri setiap warga negara, termasuk warga binaan.
Upacara yang digelar di lapangan utama Lapas Bengkalis, Senin (1/6/2026), dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, dan diikuti pejabat struktural, seluruh pegawai, serta warga binaan pemasyarakatan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai dasar bangsa. Di lingkungan pemasyarakatan, Pancasila menjadi fondasi pembinaan yang menekankan kemanusiaan, keadilan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter yang lebih baik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, amanat Hari Lahir Pancasila, serta doa bersama untuk bangsa dan negara.
Dalam amanatnya, Priyo Tri Laksono menyampaikan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia.
“Oleh karena itu, seluruh jajaran pegawai dan warga binaan diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan menjalankan tugas maupun aktivitas sehari-hari. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus diimplementasikan dalam kehidupan di lingkungan Lapas.”
Lebih lanjut, Priyo Tri Laksono menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat untuk menjaga persatuan, memperkuat nasionalisme, dan meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas.
“Bagi warga binaan, momentum ini juga menjadi sarana refleksi untuk memperbaiki diri, meningkatkan kesadaran hukum, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” tutup Priyo.
Seluruh peserta mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat. Kebersamaan antara petugas dan warga binaan dalam satu barisan upacara menjadi simbol bahwa nilai-nilai Pancasila mampu menyatukan semua elemen bangsa tanpa memandang latar belakang.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Lapas Kelas IIA Bengkalis berharap semangat gotong royong, persatuan, dan integritas terus tumbuh sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, serta berorientasi pada pembinaan yang berkualitas.**












