Banner Website
Daerah

Panen Raya Jagung di Tasik Serai Hasilkan 350 Kilogram, Bukti Sinergi Polisi dan Petani

255
×

Panen Raya Jagung di Tasik Serai Hasilkan 350 Kilogram, Bukti Sinergi Polisi dan Petani

Sebarkan artikel ini
Personel Polsek Pinggir bersama petani memanen jagung di Desa Tasik Serai, Bengkalis. Panen raya tersebut menghasilkan sekitar 350 kilogram jagung dari lahan seluas 0,7 hektare, Selasa (2/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Hamparan jagung yang menguning di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, tak hanya menandai musim panen, tetapi juga menjadi gambaran nyata kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan.

Pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, Polsek Pinggir bersama petani setempat berhasil memanen sekitar 350 kilogram jagung dari lahan seluas 0,7 hektare, Selasa (2/6/2026).

Hasil tersebut menunjukkan potensi lahan produktif yang dikelola secara berkelanjutan sekaligus memperlihatkan peran aktif masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi pangan di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Wakaf, Dusun Sungai Bulu KM 29, Desa Tasik Serai itu dihadiri Kepala Desa Tasik Serai Sabar Manurung, jajaran Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, Ketua BUMDes, serta masyarakat petani setempat.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, S.I.K., M.Si mengatakan panen raya tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor ketahanan pangan.

Menurutnya, pemanfaatan lahan produktif melalui kerja sama dengan masyarakat menjadi langkah konkret untuk mendorong peningkatan hasil pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

“Panen dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh peserta kegiatan. Selain memetik hasil tanaman yang telah memasuki masa panen, kegiatan itu juga menjadi momentum mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat.” ujar AKP Agung Rama.

Polres Bengkalis berharap pola kolaborasi serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak lahan yang dimanfaatkan secara produktif. Upaya tersebut dinilai tidak hanya mampu meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan petani dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pangan yang berkelanjutan.” pungkasnya.**