Banner Website
Peristiwa

Puting Beliung Terjang SMPN 1 Bandar Laksamana, Atap Sekolah Lenyap dalam Hitungan Menit

203
×

Puting Beliung Terjang SMPN 1 Bandar Laksamana, Atap Sekolah Lenyap dalam Hitungan Menit

Sebarkan artikel ini
Puing-puing bangunan dan rangka atap berserakan di lingkungan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana usai diterjang angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Minggu (7/6/2026)./R45/Indra

Rakyat45.com, Bengkalis – Angin puting beliung menerjang SMP Negeri 1 Bandar Laksamana di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (7/6/2026) pagi. Dalam hitungan menit, pusaran angin berkekuatan besar menyapu atap sejumlah bangunan sekolah hingga beterbangan, meninggalkan kerusakan parah di lingkungan pendidikan tersebut.

Angin puting beliung merobohkan sebagian besar atap bangunan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana di Desa Api-Api, Bengkalis, Minggu (7/6/2026)./R45/Indra.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu mengubah suasana tenang di kawasan sekolah menjadi mencekam. Kuatnya terjangan angin membuat material bangunan berserakan di berbagai sudut sekolah, sementara sejumlah bagian gedung tampak mengalami kerusakan serius.

Kondisi pasca-bencana terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan beberapa bangunan kehilangan atap, sedangkan puing-puing seng, kayu, dan rangka bangunan berserakan di halaman sekolah. Pemandangan itu menunjukkan besarnya dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Camat Bandar Laksamana, Rizki Afriandi, membenarkan kejadian yang menimpa SMPN 1 Bandar Laksamana. Menurutnya, pemerintah kecamatan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan dampak bencana.

“Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran dan pihak terkait untuk fokus membantu membersihkan pohon-pohon yang tumbang akibat angin puting beliung,” ujar Rizki saat dikonfirmasi.

Selain merusak bangunan sekolah, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik dan sempat mengganggu aktivitas transportasi masyarakat. Namun, proses pembersihan yang dilakukan petugas memungkinkan akses jalan kembali normal.

“Alhamdulillah, untuk lalu lintas jalan saat ini sudah berjalan sebagaimana mestinya setelah dilakukan penanganan terhadap pohon yang tumbang,” tambahnya.

Mengenai kemungkinan adanya korban jiwa maupun korban luka, Rizki mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan karena kondisi cuaca yang disertai hujan menyulitkan pemeriksaan secara menyeluruh di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Bandar Laksamana. Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan pemantauan kerusakan guna memastikan kondisi sekolah serta warga terdampak.

Sementara itu, tingkat kerusakan bangunan sekolah dan dampaknya terhadap aktivitas belajar mengajar masih menunggu hasil pendataan resmi dari pihak berwenang.**