Banner Website
Peristiwa

Puting Beliung Hancurkan SMPN 1 Bandar Laksamana, Ujian Siswa Terancam Terganggu

109
×

Puting Beliung Hancurkan SMPN 1 Bandar Laksamana, Ujian Siswa Terancam Terganggu

Sebarkan artikel ini
Puting Beliung Hancurkan SMPN 1 Bandar Laksamana, Ujian Siswa Terancam Terganggu
Puing-puing bangunan dan rangka atap berserakan di lingkungan SMP Negeri 1 Bandar Laksamana usai diterjang angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis, Minggu (7/6/2026)./R45/Indra

Rakyat45.com, Pekanbaru – Bencana puting beliung yang menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Minggu (7/6/2026) pagi, mengakibatkan kerusakan parah di SMP Negeri 1 Bandar Laksamana. Akibatnya, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dihentikan sementara.

Kerusakan yang terjadi tidak hanya menghancurkan sejumlah ruang kelas, tetapi juga merusak fasilitas penting lainnya, termasuk kantor majelis guru, laboratorium, dan rumah dinas kepala sekolah.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena ratusan siswa dijadwalkan mengikuti ujian pada pekan depan. Hingga kini, pihak sekolah masih menunggu langkah cepat dari pemerintah untuk menyediakan solusi ruang belajar darurat.

Kepala SMPN 1 Bandar Laksamana, Yorafitriyani, mengatakan proses pendidikan terancam terganggu jika penanganan tidak segera dilakukan.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan karena pekan depan siswa dijadwalkan mengikuti ujian. Diperlukan langkah cepat agar proses pendidikan tidak terganggu,” ujarnya kepada Rakyat45.com, Minggu (7/6/2026).

Pasca-bencana, pihak sekolah bersama warga setempat bergotong royong menyelamatkan dokumen penting, rapor siswa, serta sejumlah peralatan elektronik yang masih bisa diamankan dari bangunan yang rusak.

Yorafitriyani mengaku sempat mengalami momen mencekam saat angin puting beliung menghantam kawasan sekolah. Saat kejadian, dirinya berada di rumah dinas ketika hujan deras disertai angin kencang datang secara tiba-tiba dan menerbangkan atap bangunan sekolah.

Dari pantauan Rakyat45.com, kerusakan terparah terlihat pada bagian atap yang terlepas dan berserakan di sekitar kompleks sekolah. Sejumlah plafon ambruk, sementara beberapa ruang belajar tidak lagi dapat digunakan.

Kepala Desa Api-Api, Zulkifli, mengatakan pemerintah desa langsung melakukan pendataan serta koordinasi dengan pihak terkait setelah menerima laporan kejadian.

“Seluruh ruangan SMPN 1 Bandar Laksamana termasuk bangunan TK dan tiga rumah warga, mengalami kerusakan parah akibat angin puting beliung pagi tadi,” katanya.

Menurut Zulkifli, sektor pendidikan menjadi yang paling terdampak dalam bencana tersebut. Kerusakan yang terjadi membutuhkan perbaikan besar agar fasilitas pendidikan dapat kembali digunakan.

“Kerusakannya cukup berat. Banyak fasilitas sekolah yang tidak bisa digunakan lagi,” ujarnya.

Selain merusak sekolah, angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga di sekitar lokasi.

Meski kerugian material diperkirakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat ini pemerintah desa bersama instansi terkait masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerusakan dan menyiapkan langkah penanganan lanjutan.***