RAKYAT45.COM โ Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru turun langsung menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas warga yang membakar sampah sembarangan. Warga di kota ini diingatkan untuk menghindari tindakan tersebut.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra mengatakan, pihaknya telah menerima sejumlah pengaduan dari masyarakat mengenai warga yang membakar sampah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas DLHK bersama Satpol PP Pekanbaru mendatangi lokasi dan memberikan peringatan kepada warga agar tidak lagi membakar sampah sembarangan.
“Kami turun memberikan peringatan pertama. Karena bakar sampah skala kecil. Kami juga memberikan imbauan kepada mereka, seperti sampah daun itu sudah bisa dijadikan pupuk kompos,” kata Reza, Jumat (18/9/2026).
Selain memberikan peringatan, petugas juga mengedukasi masyarakat agar sampah tidak langsung dibakar. Menurutnya, sampah sebaiknya dipilah terlebih dahulu karena sebagian masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai, sementara sampah organik seperti dedaunan dapat diolah menjadi kompos.
Dengan begitu, sampah tidak harus dibakar dan berpotensi menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan.
KIPRA Bengkalis Siap Sukseskan Program Pemerintah dan Mantapkan Pelantikan
11 Desember 2024Reza mengingatkan, pembakaran sampah perlu dihindari, terlebih saat kondisi cuaca cenderung kering karena api dari pembakaran sampah skala kecil tetap berpotensi merambat ke area sekitar. “Apalagi membakar sampah di musim kemarau bisa saja berpotensi merambat dan terjadi kebakaran lahan,” ujarnya.
DLHK Pekanbaru pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak mengelola sampah dan meminta warga memilih cara pengelolaan yang aman serta tidak menimbulkan risiko pencemaran maupun kebakaran.
Imbauan ini juga didukung dengan keberadaan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) kelurahan yang turun langsung menjemput sampah hingga ke depan rumah warga.
Sementara itu, salah seorang warga yang melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Pekanbaru, Tius juga dikagetkan dengan kelakuan oknum masyarakat yang suka bakar sampah sembarangan. Peristiwa ini terpantau saat jam 23.00 WIB malam, dekat flyover Living World Pekanbaru dan Mall SKA, di mana salah satu oknum terpantau sedang membakar sampah di pinggir jalan.
Hasil dari pembakaran tersebut menimbulkan gumpalan asap yang tebal. Walau sampah yang dibakar tidak terlalu banyak, kejadian itu mengakibatkan penambahan pencemaran udara di sekitarnya.***












