RAKYAT45.COM – Sejumlah persoalan daerah menjadi sorotan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Riau, Rabu (21/10/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, program beasiswa, hingga dana bagi hasil (DBH) yang menjadi hak Provinsi Riau.

Aspirasi mahasiswa diterima Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri, Anggota Komisi III Abdullah, serta Anggota Komisi I M. Sumardany Zirnata.

Dalam penyampaiannya, HMI menyoroti dampak karhutla terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Persoalan kabut asap juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan kualitas lingkungan dan keselamatan warga.

Selain isu lingkungan, mahasiswa meminta kejelasan mengenai pelaksanaan program beasiswa serta pengelolaan dan penyaluran DBH untuk Provinsi Riau.

Mereka menilai berbagai persoalan tersebut membutuhkan perhatian pemerintah dan lembaga terkait. Transparansi serta langkah penyelesaian yang jelas dinilai penting agar kebijakan yang diambil dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mengapresiasi mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. Ia menyebut berbagai persoalan yang disuarakan masyarakat perlu dikaji dan ditindaklanjuti bersama pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing.

DPRD Provinsi Riau menyatakan komitmennya untuk menampung aspirasi masyarakat serta mendorong transparansi dan langkah konkret dalam menangani persoalan daerah.
Melalui aksi tersebut, HMI Cabang Pekanbaru berharap isu karhutla, kabut asap, beasiswa, dan DBH tidak berhenti sebagai bahan aspirasi, tetapi mendapat perhatian serta tindak lanjut dari pemerintah dan lembaga terkait.***












