Banner Website
Daerah

Buka Pelatihan Petugas, Bupati Afni Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Siak

48
×

Buka Pelatihan Petugas, Bupati Afni Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Siak

Sebarkan artikel ini
Bupati Afni Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan Siak
Pelatihan petugas lapangan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Jumat (5/6/2026). R45/Suhardi

Rakyat45.com, Siak – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, menegaskan pentingnya data yang akurat dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, hasil Sensus Ekonomi 2026 Siak diharapkan menjadi pijakan utama pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Afni saat membuka pelatihan petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Jumat (5/6/2026).

“Data yang diperoleh para petugas yang berjumlah 368 orang ini akan menjadi sumber bagi pemerintah daerah untuk mengambil berbagai kebijakan,” ujar Afni.

Menurutnya, data yang valid sangat dibutuhkan untuk memetakan potensi ekonomi sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Hasil Sensus Ekonomi 2026 ini, mudah-mudahan bisa menjadi landasan bagi kami membawa Siak menjadi lebih hebat dan bermartabat,” katanya.

Afni menjelaskan, terdapat sejumlah sektor yang selama ini belum terdata secara maksimal melalui mekanisme pemerintah daerah, termasuk sektor industri dan manufaktur. Melalui sensus tersebut, pemerintah akan memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.

Data yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk menyusun berbagai program pengembangan ekonomi daerah, mulai dari pemberdayaan UMKM, penguatan sektor usaha produktif, hingga pemetaan kebutuhan pembangunan di setiap wilayah.

“Kita dapat mengetahui sektor-sektor usaha yang berkembang dan sektor yang masih memerlukan dukungan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Afni.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Nugroho Imam Darodjat, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis data.

Ia mengungkapkan, sebanyak 39 ribu unit usaha dan sekitar 150 ribu kepala keluarga akan menjadi sasaran pendataan yang dilakukan oleh petugas di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Nugroho berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, dan menghasilkan data yang berkualitas serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya yakin Sensus Ekonomi Tahun 2026 dapat berjalan dengan sukses,” ungkap Nugroho.

Sebanyak 368 petugas lapangan dilibatkan dalam pelaksanaan sensus tersebut. Mereka merupakan putra-putri daerah yang telah lolos proses seleksi dan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Siak.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Siak berharap tersedianya data ekonomi yang lebih akurat dan komprehensif guna mendukung perencanaan pembangunan yang efektif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.***