Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mulai menghidupkan kembali Stadion Utama Riau yang selama beberapa tahun terakhir kurang dimanfaatkan. Kawasan stadion akan dibenahi secara bertahap dan dipersiapkan menjadi pusat aktivitas olahraga sekaligus ruang publik yang aman bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan revitalisasi kawasan stadion menjadi salah satu prioritas untuk mengembalikan fungsi fasilitas olahraga terbesar di Riau tersebut.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah membangun pagar di sekeliling kompleks stadion guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di area tersebut.
“Nanti KONI dan cabor-cabornya juga akan berkantor disini. Makanya ini perlahan dibenahi, nanti kita pagar semua seperti di GBK. Masyarakat yang nanti mau olahraga, lari malam hari pun aman kalau sudah dipagar,” kata SF Hariyanto di sela kegiatan penanaman pohon di kawasan Stadion Utama Riau, Sabtu (6/6/2026) pagi.
Menurutnya, pengelolaan kawasan yang lebih baik akan mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia. Selain itu, keberadaan organisasi olahraga di lingkungan stadion diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas pembinaan atlet.
Pemprov Riau juga berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan olahraga daerah dengan menempatkan kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau dan puluhan cabang olahraga di dalam kompleks stadion.
“Insya Allah stadion ini akan segera kita fungsikan kembali,” ujarnya kepada Rakyat45.com, Sabtu (6/6/2026).
Revitalisasi itu menjadi bagian dari upaya mengembalikan kejayaan Stadion Utama Riau sebagai ikon olahraga daerah. Stadion berkapasitas sekitar 44.000 penonton tersebut dibangun pada 2009 dan pernah menjadi venue utama ajang Pekan Olahraga Nasional XVIII pada 2012.
Selain itu, stadion kebanggaan masyarakat Riau tersebut juga pernah digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan Kualifikasi Kejuaraan AFC U-22 pada 2013.
Sebelumnya, SF Hariyanto telah meminta KONI Riau bersama 64 cabang olahraga untuk berkantor dan menjalankan aktivitas pembinaan atlet di kawasan Stadion Utama Riau.
Dengan hadirnya organisasi olahraga dan aktivitas pembinaan yang rutin, kawasan stadion diharapkan kembali ramai, produktif, serta menjadi pusat olahraga dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.***












