Banner Website
Peristiwa

Bupati Kasmarni Tinjau Lokasi Puting Beliung di Bandar Laksamana, Serahkan Bantuan Korban

49
×

Bupati Kasmarni Tinjau Lokasi Puting Beliung di Bandar Laksamana, Serahkan Bantuan Korban

Sebarkan artikel ini
BPKP Dampingi Bengkalis Tingkatkan Pengendalian Korupsi
Kasmarni Tinjau Korban Puting Beliung di Bengkalis. (R45/Indra)

Rakyat45.com, Bengkalis – Bupati Bengkalis Hj Kasmarni meninjau langsung lokasi terdampak angin puting beliung di Desa Api Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Senin (8/6/2026) petang. Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana segera dilakukan.

Kasmarni didampingi Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra serta sejumlah kepala perangkat daerah. Mereka meninjau kerusakan rumah warga dan fasilitas umum, termasuk SMP Negeri 1 Bandar Laksamana yang mengalami kerusakan cukup berat akibat terjangan angin kencang.

Selain melakukan peninjauan, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak serta memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Musibah ini mungkin merusak bangunan, tetapi tidak boleh mematahkan semangat masyarakat untuk bangkit,” ujar Kasmarni, dari pantauan Rakyat45.com, Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan mengupayakan percepatan penanganan dan pemulihan terhadap seluruh fasilitas yang terdampak bencana melalui koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat.

“Kami berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas belajar mengajar dan kehidupan masyarakat kembali normal,” katanya.

Kasmarni juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang bergerak cepat membantu membersihkan puing-puing bangunan pascakejadian.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keselamatan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat yang terdampak. Insya Allah, kita hadapi dan bangkit bersama,” pungkasnya.

Diketahui, angin kencang yang disebut warga sebagai puting beliung melanda Desa Api Api pada Ahad (7/6/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan turut berdampak pada dua fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.***