Banner Website
Ekbis

Harga Telur dan Beras di Pekanbaru Tetap Stabil Jelang Lebaran 1447 H

55
×

Harga Telur dan Beras di Pekanbaru Tetap Stabil Jelang Lebaran 1447 H

Sebarkan artikel ini
Harga Telur dan Beras di Pekanbaru Tetap Stabil Jelang Lebaran 1447 H
Harga Telur ayam di Pasar Pekanbaru. (20/3/2026)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas di pasar tradisional Kota Pekanbaru mulai menunjukkan peningkatan. Meski jumlah pembeli terus bertambah, harga sejumlah kebutuhan pokok seperti telur ayam dan beras masih terpantau stabil.

Pantauan di lapangan, Jumat (20/3/2026), menunjukkan harga telur ayam berada di kisaran Rp56.000 per papan atau sekitar Rp2.000 per butir. Sementara itu, beras jenis SPHP dijual Rp63.000 per 5 kilogram, dan beras Belida berada di angka Rp16.000 per kilogram.

Stabilnya harga di tengah lonjakan permintaan menjadi perhatian tersendiri. Kondisi ini menandakan pasokan bahan pokok masih mencukupi, ditopang distribusi yang lancar dari daerah pemasok ke pasar-pasar di Pekanbaru.

Di Pasar Sail, aktivitas jual beli mulai meningkat dibanding hari biasa. Warga terlihat mulai berbelanja untuk kebutuhan harian sekaligus persiapan menyambut Lebaran.

Seorang pedagang sembako, Paim Bangun, menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada kenaikan harga pada telur dan beras. Menurutnya, stok yang tersedia masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Permintaan memang mulai naik, tapi harga telur dan beras masih stabil. Stok aman dan pasokan dari distributor juga lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kelancaran distribusi menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan barang di pasaran.

“Selama distribusi tidak terganggu, harga kemungkinan tetap seperti sekarang,” tambahnya.

Sementara itu, konsumen juga merasakan dampak positif dari kondisi tersebut. Wati (43), seorang ibu rumah tangga, mengaku lebih tenang dalam berbelanja kebutuhan dapur.

“Harga telur dan beras masih stabil, jadi kami tidak terlalu khawatir untuk kebutuhan Lebaran,” katanya.

Menurutnya, kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan utama yang selalu tersedia di rumah. Stabilnya harga sangat membantu dalam mengatur pengeluaran, terutama menjelang hari besar keagamaan.

Secara keseluruhan, kondisi ini memberikan angin segar bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Idulfitri. Pemerintah daerah diharapkan terus menjaga stabilitas pasokan agar harga tetap terkendali hingga hari raya tiba.***