Rakyat45.com, Dumai – Momentum libur panjang Lebaran tidak mengendurkan pengawasan operasional di lingkungan Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Dumai.
Perusahaan justru meningkatkan kontrol lapangan melalui program On Duty Management (ODM) dan Plant Patrol untuk memastikan proses produksi tetap berjalan optimal.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama periode libur Idulfitri.
Kilang Dumai menjadi salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis dalam menjaga distribusi energi tetap stabil.
Selama periode libur Lebaran 2026, kegiatan ODM dilaksanakan secara konsisten pada tanggal 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 28, dan 29 Maret 2026.
Sementara itu, kegiatan Plant Patrol dilakukan pada tanggal 26 dan 27 Maret 2026. Dalam setiap pelaksanaannya, jajaran manajemen dan kepala bagian turun langsung ke lapangan secara bergantian.
Mereka melakukan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh proses operasional kilang, sekaligus mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi kinerja produksi.
Pengawasan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga teknis, mencakup aspek keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja.
Setiap temuan di lapangan kemudian dilaporkan secara berkala kepada direksi di kantor pusat sebagai bagian dari sistem pengendalian internal perusahaan.
Hal ini bertujuan agar setiap potensi risiko dapat segera ditindaklanjuti melalui kebijakan yang cepat dan tepat.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa pelaksanaan ODM dan Plant Patrol merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional, bahkan di tengah masa libur panjang.
“Libur Lebaran tidak menjadi hambatan bagi kami untuk memastikan kilang tetap beroperasi secara optimal.
Melalui On Duty Management dan Plant Patrol, jajaran manajemen hadir langsung di lapangan untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, andal, dan sesuai standar HSSE.
Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam menjaga pasokan energi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pengawasan ini telah menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan perusahaan, bukan hanya dilakukan saat momen tertentu seperti Lebaran.
“Program ini tidak hanya dilaksanakan saat libur Lebaran, tetapi juga secara rutin setiap akhir pekan, hari libur nasional, maupun cuti bersama.
Hal ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memastikan operasional kilang tetap optimal di setiap waktu,” tambahnya.
Melalui pendekatan ini, perusahaan ingin memastikan bahwa tidak ada celah dalam operasional yang dapat mengganggu produksi maupun distribusi energi.
Keberadaan manajemen di lapangan dinilai mampu meningkatkan respons cepat terhadap potensi gangguan teknis maupun non-teknis.
Selain itu, penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) juga menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional.
Pengawasan langsung memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan kerja tetap dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kilang Dumai sendiri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya untuk wilayah Sumatera dan sekitarnya.
Oleh karena itu, keberlangsungan operasional kilang menjadi perhatian utama, terutama saat permintaan energi meningkat signifikan.
Dengan menjalankan ODM dan Plant Patrol secara berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Dumai menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadapi tantangan operasional di berbagai kondisi, termasuk saat libur panjang.
Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat sistem pengawasan dan evaluasi agar operasional kilang tetap berjalan efisien, aman, dan andal.
Langkah ini diharapkan mampu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa kebutuhan energi tetap terpenuhi tanpa gangguan, kapan pun dibutuhkan.***












