Banner Website
Daerah

Tim Gabungan Masih Padamkan Karhutla di Rupat, Asap Masih Terpantau di Tanjung Kapal

435
×

Tim Gabungan Masih Padamkan Karhutla di Rupat, Asap Masih Terpantau di Tanjung Kapal

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan perusahaan masih melakukan pemadaman karhutla di Rupat, Bengkalis, yang memasuki hari ketiga. Rabu (3/6/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis – Penanganan karhutla di Rupat Bengkalis terus berlangsung intensif saat tim gabungan kembali melakukan pemadaman dan pendinginan di wilayah Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Rabu (3/6/2026). Titik asap masih terlihat di sejumlah area kebakaran.

Upaya ini merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi hotspot yang sebelumnya dilakukan oleh Polsek Rupat pada Selasa (2/6/2026). Titik panas tersebut terdeteksi melalui Data Lahan Kebakaran (DLK) dengan tingkat kepercayaan medium dan low berdasarkan pantauan Satelit NOAA-20 milik NASA, yang berada di kawasan hutan akasia liar berbatasan dengan area perusahaan.

Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H., memimpin langsung proses pengecekan di lapangan bersama personel Polsek Rupat. Hasil verifikasi memastikan bahwa titik tersebut merupakan area kebakaran aktif yang langsung ditangani oleh tim gabungan.

“Operasi pemadaman kemudian diperkuat dengan keterlibatan Koramil 04 Rupat, BPBD Kecamatan Rupat, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Tanjung Kapal, RPK PT SRL, PT Priatama, Satpol PP Kecamatan Rupat, serta sejumlah unsur perusahaan lainnya.” ujar AKP Faisal.

Selain pemadaman pada siang hari, tim dari perusahaan bersama MPA juga melakukan pendinginan pada malam hari untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

“Hingga Rabu (3/6/2026), atau memasuki hari ketiga penanganan, tim gabungan masih berjibaku di lokasi. Penyemprotan difokuskan pada titik yang masih mengeluarkan asap, sementara pendinginan terus dilakukan untuk mengantisipasi bara api di bawah permukaan tanah.” ungkapnya

Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla di Rupat. Hingga saat ini, proses pemadaman masih berlangsung dengan pengawasan ketat guna mencegah perluasan kebakaran dan menjaga situasi tetap aman serta terkendali.**