Banner Website
Peristiwa

Petani di Rohil Diserang Buaya Saat Mandi, Polisi Pasang Peringatan Bahaya

24
×

Petani di Rohil Diserang Buaya Saat Mandi, Polisi Pasang Peringatan Bahaya

Sebarkan artikel ini
Petani Rohil Diserang Buaya di Sungai Kubu
Seorang petani bernama Burhan alias Ibung (56), warga Dusun Sentosa, Sungai Kubu Hulu, mengalami luka serius setelah diserang buaya saat mandi di sungai. (R45/Ibnu)

Rakyat45.com, Rohul – Ancaman buaya di Sungai Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, kembali memakan korban. Seorang petani bernama Burhan alias Ibung (56), warga Dusun Sentosa, Sungai Kubu Hulu, mengalami luka serius setelah diserang buaya saat mandi di sungai tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat berada di aliran sungai, korban tiba-tiba disambar seekor buaya yang muncul dari dalam air.

Burhan berusaha menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakannya didengar warga sekitar yang kemudian bergegas ke lokasi untuk membantu korban.

Berkat respons cepat warga, nyawa korban berhasil diselamatkan. Sementara itu, buaya yang menyerang langsung menghilang ke dasar sungai setelah sempat melukai korban di bagian kepala dan bahu.

Warga kemudian membawa Burhan ke Puskesmas Rantau Panjang Kiri untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden tersebut kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan buaya di sepanjang aliran Sungai Kubu. Dalam beberapa waktu terakhir, kemunculan reptil predator itu disebut semakin sering terlihat di kawasan sungai yang membelah Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam tersebut.

Seorang warga Kubu, Syukri (45), mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sungai agar tidak menarik perhatian buaya mendekati permukiman warga.

“Ada kebiasaan tak baik yang perlu dipahami, jangan buang sampah potongan, kotoran ayam dan lain-lain ke sungai. Orang tua kita dulu melarang membuang hewan mati atau sampah ayam potong ke sungai karena khawatir jadi makanan buaya,” ungkapnya kepada Rakyat45.com, Sabtu (13/6/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Polsek Kubu meningkatkan upaya pencegahan dengan memasang rambu dan baliho peringatan di sejumlah titik bantaran sungai.

Kapolsek Kubu Iptu Rudi Artono Sitinjak mengatakan pihaknya telah mengingatkan masyarakat mengenai bahaya aktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat buaya.

“Polsek dan Bhabinkamtibmas sudah memasangkan baliho imbauan ke masyarakat atas kondisi sungai yang ada buaya dan berbahaya,” jelasnya.

Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati serta mengurangi aktivitas langsung di aliran sungai guna menghindari risiko serangan satwa liar tersebut.

“Waspada dan berhati-hati beraktivitas di sungai, ada ancaman buaya,” tambahnya.***