Banner Website
Daerah

Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas

25
×

Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas
Bupati Siak Afni Zulkifli lantik Direktur Baru PT Bumi Siak Pusako (BSP), Robi Junipa, berlangsung di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). R45/Md

Rakyat45.com, Siak – Pelantikan Direktur Baru BSP menjadi langkah awal pembenahan PT Bumi Siak Pusako (BSP). Bupati Siak Afni Zulkifli meminta Robi Junipa yang baru dilantik sebagai Direktur PT BSP periode 2026–2031 segera menuntaskan tiga agenda prioritas untuk memperkuat kinerja perusahaan daerah tersebut.

Pelantikan berlangsung di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Afni menegaskan, pelantikan bukan akhir dari proses seleksi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa BSP menjadi perusahaan yang lebih profesional dan berdaya saing.

“Hari ini Saudara telah dilantik, maka detik berikutnya adalah saatnya bekerja keras. Ada amanah besar yang harus ditunaikan agar BSP menjadi perusahaan yang lebih baik,” kata Afni.

Mengusung tema “Satu Arah, Satu Komitmen, Satu Hasil, Memanjang Tapak, Mengangkat Marwah”, Afni menilai seluruh jajaran BSP harus memiliki visi yang sama dalam membangun perusahaan.

Menurutnya, jabatan Direktur BSP bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah untuk menjaga eksistensi perusahaan daerah yang menjadi salah satu aset strategis Pemerintah Kabupaten Siak.

“Jabatan ini bukan sekadar posisi. BSP adalah marwah anak negeri, warisan para pemimpin terdahulu yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Fokus pada Tiga Agenda Prioritas

Afni meminta Robi Junipa segera menyelesaikan tiga pekerjaan utama yang dinilai menentukan masa depan BSP.

Prioritas pertama ialah melakukan pembenahan tata kelola perusahaan agar lebih profesional, transparan, dan mampu meningkatkan kinerja di tengah tantangan industri migas.

Kedua, menyelesaikan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang menjadi komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta SKK Migas.

“Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian dan yakinkan bahwa BSP mampu melaksanakannya,” tegas Afni.

Prioritas ketiga adalah mempercepat pembangunan jaringan pipa migas guna menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

Menurut Afni, proyek tersebut tidak boleh lagi tertunda karena efisiensi biaya menjadi tantangan utama yang dihadapi perusahaan.

“Jangan menunggu tahun depan. Kita ingin persoalan ini selesai tahun ini agar biaya produksi dapat ditekan dan produksi meningkat,” katanya.

Diminta Hadirkan Terobosan

Afni mengakui BSP masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari meningkatnya biaya produksi, kebutuhan investasi, hingga persoalan operasional dan sosial, meski harga minyak dunia menunjukkan tren positif.

Dari pantauan Rakyat45.com, Selasa (7/7/2026), Pemerintah Kabupaten Siak berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan terobosan sehingga BSP kembali menjadi perusahaan daerah yang sehat, kompetitif, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.

Ajak Seluruh Jajaran Bersatu

Pada kesempatan itu, Afni juga mengajak seluruh jajaran BSP meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses pergantian kepemimpinan dan bersatu mendukung direktur yang baru.

Menurutnya, keberhasilan BSP tidak hanya bergantung pada seorang direktur, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh manajemen dan karyawan.

“Tidak ada lagi kubu-kubuan atau kotak-kotakan. Hari ini BSP memiliki nahkoda baru. Semua harus bersatu mendukung kepemimpinan yang baru,” tegas Afni.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap di bawah kepemimpinan Robi Junipa, PT BSP mampu meningkatkan produksi migas, memperkuat kinerja bisnis, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian daerah.***