Banner Website
Peristiwa

Cuaca Riau 8 Juli 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah

53
×

Cuaca Riau 8 Juli 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah

Sebarkan artikel ini
Cuaca Riau 8 Juli 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah
Infografis Cuaca Riau pada Rabu (8/7/2026). (R45/M)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Cuaca Riau pada Rabu (8/7/2026) masih didominasi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpeluang disertai petir dan angin kencang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada siang hingga sore hari.

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Gita Dewi S., kepada Rakyat45.com, Rabu (8/7/2026), mengatakan hujan ringan telah mengguyur sejumlah daerah sejak pagi berdasarkan hasil pemantauan radar cuaca.

“Berdasarkan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Bengkalis, dan Kota Dumai. Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Rokan Hulu pada siang hingga sore hari,” ujarnya.

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi pada siang hingga sore di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kota Dumai, serta Kota Pekanbaru.

Memasuki malam, hujan diprediksi masih turun di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Indragiri Hulu. Sementara pada dini hari, sebagian besar wilayah Riau diprakirakan mengalami kondisi udara kabur hingga berawan.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar 23–33 derajat Celcius dengan kelembapan 55–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah.

“Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah. Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap disarankan memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar,” jelasnya.

Selain cuaca, BMKG juga memantau keberadaan titik panas di Pulau Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB terdeteksi sebanyak 312 hotspot, dengan sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan sebanyak 130 titik, disusul Aceh 73 titik, Sumatera Utara 31 titik, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung masing-masing 20 titik, Lampung 13 titik, Sumatera Barat 12 titik, Bengkulu lima titik, serta Riau delapan titik.

Di Provinsi Riau, delapan titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Rokan Hulu empat titik, Kota Dumai dua titik, Kabupaten Pelalawan satu titik, dan Kabupaten Indragiri Hilir satu titik.

“Di Riau terpantau delapan titik panas yang tersebar di empat daerah. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah sekitarnya,” kata Gita Dewi S.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta lebih waspada mengingat potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Riau.***