Banner Website
Hukum & Kriminal

Kolaborasi Lapas Bengkalis dan Polri Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Kurir Dibekuk

207
×

Kolaborasi Lapas Bengkalis dan Polri Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Kurir Dibekuk

Sebarkan artikel ini
Sinergi Lapas Bengkalis dan Bareskrim Polri membongkar jaringan narkoba internasional asal Malaysia. Seorang kurir ditangkap, penyelidikan terus dikembangkan. Rabu (8/7/2026)./R45/Humas.

Rakyat45.com, Bengkalis Upaya memutus jalur peredaran narkotika internasional yang melintasi Bengkalis kembali membuahkan hasil. Sinergi Lapas Kelas IIA Bengkalis dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan narkoba yang diduga beroperasi dari Malaysia

Pengungkapan kasus bermula dari pertukaran informasi intelijen yang kemudian ditindaklanjuti melalui operasi gabungan pada Minggu (5/7/2026). Dari operasi tersebut, petugas menangkap seorang kurir darat bernama Muhammad Syahril beserta barang bukti narkotika yang dibawanya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui narkotika tersebut masuk ke wilayah Bengkalis melalui jalur laut dari Malaysia. Barang haram itu selanjutnya direncanakan untuk dikirim ke Kabupaten Pelalawan dengan memanfaatkan jaringan distribusi darat.

Pengembangan kasus kemudian mengungkap fakta baru. Aparat menduga pengendalian peredaran narkotika tersebut dilakukan dari dalam lingkungan pemasyarakatan atas perintah narapidana berinisial SAF alias OMO. Sementara itu, Muhammad Syahril dijanjikan imbalan sebesar Rp110 juta apabila berhasil mengantarkan paket narkotika tersebut ke tujuan.

Kepala Lapas Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa penguatan sistem pengamanan dan pengawasan terus berjalan secara konsisten.

“Kerja sama dengan Polri adalah komitmen kami untuk memutus segala akses yang berusaha merusak ketertiban di dalam maupun luar lingkungan Lapas. Kami tidak akan pernah memberi ruang bagi pelanggaran. Siapa pun yang kedapatan dan terbukti bersalah, akan kami usut tuntas dan kami proses secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Keberhasilan operasi tersebut sekaligus mempertegas efektivitas kolaborasi antarpenegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Hingga kini, tim gabungan Lapas Bengkalis dan Bareskrim Polri masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut, sekaligus memastikan jalur distribusi narkoba yang melintasi Bengkalis dapat diputus secara menyeluruh.**