Banner Website
Hukum & Kriminal

KPK Geledah Balai Kuansing, Dalami Dugaan Suap Pengangkatan Sekda

19
×

KPK Geledah Balai Kuansing, Dalami Dugaan Suap Pengangkatan Sekda

Sebarkan artikel ini
KPK Segel Enam Ruangan di Kantor Bupati Kuansing
Ruang kerja Bupati Kuansing Suhardiman Amby, disegerl KPK. Selasa (30/6/2026). R45/MD

Rakyat45.com, Kuansing – KPK geledah Balai Kuansing sebagai bagian dari penyidikan dugaan suap dalam proses pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Penggeledahan dilakukan di Balai Datuk Panglimo Dalam, yang dikenal sebagai kediaman pribadi Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby.

Penggeledahan berlangsung pada Senin (6/7/2026) di Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman. Lokasi tersebut selama ini juga difungsikan sebagai balai pertemuan dan pusat kegiatan masyarakat.

Dari pantauan Rakyat45.com di lokasi, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba menggunakan tiga kendaraan, terdiri atas dua mobil berwarna hitam dan satu mobil putih. Proses penggeledahan berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian bersenjata.

Langkah tersebut merupakan lanjutan penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah. Sehari sebelumnya, Minggu (5/7/2026) malam, penyidik juga menggeledah rumah dinas Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Andriyama Putra.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih melakukan pencarian alat bukti di sejumlah lokasi di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Penyidik masih melaksanakan penggeledahan di sejumlah lokasi. Kami akan update perkembangannya,” jelas Budi Prasetyo kepada redaksi satuju.com, Senin (6/7/2026).

Balai Datuk Panglimo Dalam diketahui merupakan kediaman pribadi yang biasa ditempati Suhardiman Amby saat berada di Kecamatan Inuman. Bangunan tersebut juga menjadi astaka utama, balai pertemuan, sekaligus pusat kegiatan masyarakat di Desa Pulau Panjang Hulu. Gelar adat Datuk Panglimo Dalam juga melekat pada Suhardiman Amby.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum mengungkap hasil penggeledahan maupun barang bukti yang diamankan dari lokasi tersebut. Namun, rangkaian penggeledahan yang terus dilakukan menunjukkan penyidik masih mendalami dugaan suap dalam proses pengangkatan Sekda Kuansing.***