Rakyat45.com, Bengkalis – Semangat Gotong Royong kembali menjadi simbol kebersamaan ketika Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis bersama Kantor Bea dan Cukai Bengkalis menyatukan langkah menjaga rumah adat sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga. Kegiatan gotong royong bersama itu berlangsung di Gedung LAMR Kabupaten Bengkalis, Jumat pagi (24/7/2026).
Aksi kebersamaan tersebut tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menghadirkan pesan tentang pentingnya merawat nilai budaya Melayu yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bengkalis.
Kegiatan itu dipimpin langsung oleh pimpinan Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis Datok Seri H. Ilham Nur bersama Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datok Seri Syaukani Al Karim. Jajaran pengurus LAMR serta pejabat dan staf Bea dan Cukai Bengkalis turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Disbudpar Kuansing Gandeng Ditpamobvit Polda Riau Matangkan MTQ Riau 2026
29 April 2026Sejak pagi, suasana penuh keakraban terlihat ketika para peserta bergotong royong membersihkan bagian dalam gedung, menata halaman, hingga melakukan pengecatan pagar di sekitar lingkungan Gedung LAMR Bengkalis.
Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datok Seri H. Ilham Nur, mengatakan gotong royong merupakan warisan budaya luhur masyarakat Melayu yang harus terus dipelihara.
“Tradisi gotong royong merupakan warisan budaya luhur masyarakat Melayu. Nilai ini mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan rasa saling membantu yang menjadi identitas masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara LAMR dan Bea dan Cukai Bengkalis menjadi gambaran bahwa hubungan antarlembaga tidak hanya dibangun melalui program kerja, tetapi juga melalui kepedulian sosial serta kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan budaya.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah lembaga juga tumbuh dari hubungan sosial yang erat dan kepedulian terhadap lingkungan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Bengkalis, Novryansyah, menyampaikan apresiasi atas sambutan keluarga besar LAMR. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa di mana pun kami berada, kehadiran Bea dan Cukai harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya dengan ikut bergotong royong bersama, apalagi dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Bengkalis ke-514,” kata Novryansyah.
Ia menambahkan, keterlibatan Bea dan Cukai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen institusi untuk hadir di tengah masyarakat, selain menjalankan tugas utama di bidang kepabeanan dan cukai.
“Kami tidak hanya menjalankan tugas rutin sebagai institusi pemerintah, tetapi juga berkomitmen hadir melalui berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai berharap semangat gotong royong serta nilai budaya Melayu terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga warisan adat di Negeri Junjungan.**












