Banner Website
Galeri Foto

Antrean Roro Dumai-Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit, DPRD Riau Desak Prioritas Angkutan

13
×

Antrean Roro Dumai-Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit, DPRD Riau Desak Prioritas Angkutan

Sebarkan artikel ini
Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit
Komisi IV DPRD Provinsi Riau dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan Riau, Kamis (2/4/2026). R45/Gleri Foto

Rakyat45.com, Pekanbaru – Antrean Roro Dumai–Rupat berdampak langsung pada distribusi sawit dan memicu penurunan harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani. Kondisi ini menjadi sorotan Komisi IV DPRD Provinsi Riau dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan Riau, Kamis (2/4/2026).

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Rapat digelar sebagai respons atas keluhan masyarakat, terutama petani di Rupat yang kesulitan menyalurkan hasil panen akibat antrean panjang kendaraan di pelabuhan penyeberangan.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Anggota Komisi IV DPRD Riau, Khairul Umam, menyebut hambatan distribusi membuat kapasitas penampungan di pabrik atau ram penuh. “Ram-ram sudah tidak mampu lagi menampung hasil panen petani karena distribusi sawit ke luar daerah terhambat,” ujarnya.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Ia menjelaskan, kebijakan prioritas penyeberangan selama arus mudik Idul Fitri menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya angkutan sawit. “Dalam kebijakan tersebut, angkutan bahan pokok diprioritaskan, sementara angkutan sawit menjadi tertunda,” jelasnya.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Akibat kondisi tersebut, harga TBS di tingkat petani sempat merosot hingga Rp1.700 per kilogram dari harga normal yang berada di atas Rp3.000 per kilogram.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Menanggapi persoalan itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, mengatakan pihaknya akan menambah armada kapal untuk mengurai antrean. “Saat ini baru dua kapal yang beroperasi, sementara satu kapal lainnya masih dalam proses docking dan direncanakan kembali beroperasi pada 10 April 2026,” ujarnya.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Komisi IV mencatat antrean kendaraan mulai berangsur berkurang. Dengan tambahan armada, distribusi sawit diharapkan kembali lancar dan harga petani bisa pulih.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Sebagai langkah lanjutan, DPRD Riau mendesak pemerintah agar angkutan sawit masuk dalam prioritas penyeberangan. “Sektor perkebunan sawit merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat di Rupat, sehingga perlu mendapat perhatian dalam kebijakan penyeberangan,” tegas Khairul.

Antrean Roro Dumai–Rupat Picu Anjloknya Harga Sawit

Rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Riau Ma’mun Solikhin, didampingi Wakil Ketua Darmalis, serta dihadiri anggota dewan dan jajaran Dinas Perhubungan Provinsi Riau.***