Banner Website
Politik

DPRD Riau Kaji Wacana Ranperda LGBT, Ayat Cahyadi Soroti Ketahanan Keluarga

10
×

DPRD Riau Kaji Wacana Ranperda LGBT, Ayat Cahyadi Soroti Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini
DPRD Riau Kaji Wacana Ranperda LGBT, Ayat Cahyadi Soroti Ketahanan Keluarga
Anggota DPRD Riau, Ayat Cahyadi. (R45/Md)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Anggota DPRD Riau, Ayat Cahyadi, menyatakan pihaknya tengah mengkaji berbagai regulasi yang berkaitan dengan ketahanan sosial masyarakat, termasuk memperbarui wacana pembentukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang sebelumnya pernah diusulkan terkait LGBT.

Menurut Ayat, aspirasi yang berkembang di masyarakat serta masukan dari berbagai lembaga menjadi perhatian DPRD Riau dalam menyusun kebijakan daerah ke depan.

“Melihat aspirasi penolakan terhadap LGBT sangat penting, ini juga menjadi perhatian DPRD Riau. Saat ini saya sedang meng-update wacana Ranperda LGBT tersebut,” ujar Ayat, Rabu (10/6/2026).

Ayat menjelaskan, persoalan tersebut telah lama menjadi perhatian sejumlah pihak di Riau. Salah satunya melalui sikap yang pernah disampaikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang mendorong adanya regulasi daerah terkait isu tersebut.

Meski demikian, politisi PKS itu menegaskan bahwa saat ini DPRD Riau juga sedang memprioritaskan pembahasan regulasi yang berkaitan dengan penguatan institusi keluarga dan perlindungan anak.

Menurutnya, Ranperda Ketahanan Keluarga dan Ranperda Perlindungan Anak menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Maka selain regulasi yang sedang dibahas, di beberapa pemerintah daerah termasuk Ranperda di DPRD Riau, juga penting sekali pengokohan ketahanan keluarga,” ungkapnya.

Dari pantauan Rakyat45.com, pembahasan kedua ranperda tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Riau dalam memperkuat perlindungan terhadap anak serta meningkatkan peran keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.

Mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru itu juga mengimbau masyarakat untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam pembinaan karakter dan pendidikan anak.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga dapat menciptakan lingkungan sosial yang kondusif serta mendukung tumbuh kembang generasi muda di Provinsi Riau.***