Banner Website
Peristiwa

Cuaca Riau Hari Ini Berpotensi Diguyur Hujan, Hotspot Turun Jadi 25 Titik

22
×

Cuaca Riau Hari Ini Berpotensi Diguyur Hujan, Hotspot Turun Jadi 25 Titik

Sebarkan artikel ini
459265.jpg Lihat karya Sunrae yang lain dari pixabay
Prakiraan cuaca BMKG. (R45/Y)

RAKYAT45.COM  – Cuaca Riau pada Jumat (7/8/2026) diprakirakan masih berpotensi diguyur hujan di sejumlah daerah meski secara umum kondisi atmosfer didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan. Di saat yang sama, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau menurun menjadi 25 titik dari sebelumnya 45 titik.

Forecaster BMKG, Yasir P mengatakan, kondisi cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah hingga cerah berawan. Namun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang turun di Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.

Memasuki siang hingga sore hari, sebagian besar wilayah Riau diprakirakan tetap cerah hingga cerah berawan. Sementara pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, serta Kota Pekanbaru.

“BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir pada pagi serta malam hingga dini hari,” imbaunya.

BMKG juga memprakirakan suhu udara di Riau berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55–99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

“Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah,” jelasnya.

Selain prakiraan cuaca, BMKG turut merilis perkembangan titik panas di Pulau Sumatera. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, jumlah hotspot di Sumatera mencapai 322 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak yakni 93 titik, diikuti Jambi 57 titik, Sumatera Utara 49 titik, Bangka Belitung 45 titik, Lampung 21 titik, Kepulauan Riau 19 titik, Sumatera Barat 11 titik, serta Aceh dan Bengkulu masing-masing satu titik.

Untuk Provinsi Riau, jumlah hotspot tercatat sebanyak 25 titik atau turun signifikan dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 45 titik.

Sebaran hotspot terbanyak berada di Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu dengan masing-masing sembilan titik. Sementara itu, Kabupaten Indragiri Hilir mencatat tiga titik, Rokan Hulu dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hilir.

Penurunan jumlah hotspot menjadi sinyal positif dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan.***