Ragam

Semarak Kemerdekaan di Kesuma, Warga RT 02 RW 09 Senggoro Rayakan HUT RI dengan Kebersamaan

×

Semarak Kemerdekaan di Kesuma, Warga RT 02 RW 09 Senggoro Rayakan HUT RI dengan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Warga RT 02 RW 09 Dusun III, Desa Senggoro merayakan HUT RI ke-81 dengan jalan sehat, senam, permainan rakyat, dan semangat gotong royong. Minggu (30/8/2026)./R45/LW.

Rakyat45.com, Bengkalis – Langkah warga mulai memenuhi jalan lingkungan Kesuma ketika pagi baru bergerak naik. Jalan sehat menjadi pembuka perayaan HUT RI ke-81 yang diikuti warga RT 02 RW 09 Dusun III Gang Kesuma, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Minggu (30/8/2026).

Senam bersama yang dipandu tiga instruktur dari Sanggar Senam Sisters Aero Bengkalis dalam rangkaian perayaan HUT RI ke-81 di Kesuma. Minggu (30/8/2026)./R45/LW.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dari Arena 17. Peserta menempuh rute menuju Aki Baki, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pramuka dan Gang Perhubungan sebelum kembali ke kawasan Kesuma.

Setelah menyelesaikan rute jalan sehat, warga berkumpul untuk mengikuti senam bersama. Tiga instruktur dari Sanggar Senam Sisters Aero Bengkalis, Nadia, Ayuni, dan Imel, memandu peserta dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut.

Agenda kemudian bergeser ke Lapangan Voli Kesuma. Beragam permainan rakyat disiapkan untuk anak-anak, orang dewasa, hingga warga lanjut usia, sementara pemuda setempat menjadi penggerak dalam pelaksanaan seluruh rangkaian.

Ketua Panitia Pelaksana, Istiwan yang akrab disapa Genot, mengatakan kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia disusun dengan melibatkan warga berdasarkan kelompok usia. Sebelum puncak perayaan, panitia juga menggelar Turnamen Domino Pemuda Kesuma yang berlangsung pada 28 hingga 30 Agustus 2026.

Kaum ibu mengikuti estafet tepung, permainan masuk selang menggunakan hidung, tebak gambar, tangkap itik, dan estafet sarung. Bapak-bapak mengikuti estafet tepung, tangkap itik, serta estafet sarung.

“Bagi warga lanjut usia, kami menyiapkan permainan mengambil uang dalam tepung dan mengambil balon di dalam air sabun. Anak-anak juga dapat mengikuti berbagai permainan ketangkasan, seperti memasukkan pena menggunakan spion, mengguncang bola dalam kotak, lompat goni, memasukkan air ke dalam botol, hingga estafet bola beregu,” ujar Genot saat diwawancarai, Minggu (30/8/2026).

Menurut Genot, pembagian perlombaan tersebut dirancang agar setiap kelompok usia mempunyai kesempatan mengikuti kegiatan. Dengan begitu, agenda kemerdekaan dapat dinikmati warga tanpa terpusat pada satu jenis permainan atau kelompok peserta.

Ketua RW 09, Alwizar, mengapresiasi keterlibatan pemuda dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menilai kemampuan generasi muda mengambil tanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial di lingkungan.

“Peran pemuda dalam kegiatan seperti ini sangat penting. Mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mampu mengambil tanggung jawab dan menggerakkan kegiatan untuk lingkungan. Semoga semangat positif seperti ini terus terjaga dan menjadi contoh bagi generasi berikutnya,” ujar Alwizar.

Alwizar berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang. Ia melihat kegiatan lingkungan sebagai salah satu ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Ketua RT 02, Batara Handana yang akrab disapa Dana, mengajak masyarakat mengikuti rangkaian perayaan hingga agenda puncak panjat pinang.

“Kami mengajak seluruh warga RT 02 untuk hadir dan bersama-sama menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mari kita nikmati kegiatan ini dengan penuh semangat, dari awal rangkaian hingga puncak acara panjat pinang,” ujar Dana.

Rangkaian kegiatan yang digerakkan warga tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang berlangsung dari tingkat lingkungan. Jalan sehat, senam, permainan rakyat, dan agenda pemuda tersusun dalam satu rangkaian yang mempertemukan warga dari berbagai usia.

Kesuma pun menutup rangkaian kegiatan dengan satu pesan yang sederhana: perayaan kemerdekaan tidak harus berlangsung megah untuk menghadirkan kebersamaan. Ketika warga bergerak bersama dan pemuda mengambil peran, semangat gotong royong tetap menemukan tempatnya dalam kehidupan sehari-hari.**