Rakyat45.com, Pekanbaru – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Titik kebakaran ditemukan di wilayah Kepenghuluan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan, sehingga mendorong Manggala Agni menyiagakan tambahan personel untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan satu tim Manggala Agni Daops Dumai saat ini masih berjibaku mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan sekitar.
“Karhutla di wilayah Kepenghuluan Sungai Besar Pekaitan tersebut saat ini dikerjakan oleh satu tim Manggala Agni Daops Dumai,” kata Ferdian Krisnanto kepada Rakyat45.com, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, titik kebakaran awalnya terdeteksi melalui patroli udara dan diperkirakan berada di wilayah Bangko. Namun setelah dilakukan verifikasi langsung di lapangan, lokasi kebakaran dipastikan berada di Kecamatan Pekaitan.
Selain di Pekaitan, upaya penanganan karhutla juga masih berlangsung di wilayah Rantau Bais. Di lokasi tersebut, dua tim Manggala Agni Daops Dumai fokus melakukan penyekatan guna mencegah api menjalar ke areal tanaman akasia maupun kebun milik warga.
“Di Rantau Bais masih dilakukan proses penyekatan agar api tidak merembet ke tanaman akasia dan kebun masyarakat,” ujarnya.
Meningkatnya aktivitas penanganan karhutla di Rohil membuat Manggala Agni menyiapkan skenario penguatan personel apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan tambahan.
Tim Manggala Agni dari Pekanbaru dan Rengat telah disiagakan untuk bergerak menuju Rohil. Selain itu, personel dari Daops Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, juga berada dalam kondisi siap diberangkatkan jika diperlukan.
“Tim Manggala Agni dari Pekanbaru dan Rengat sudah disiapkan bergerak ke arah Rohil. Tim Manggala Agni Daops Labuhan Batu Selatan juga sudah standby bergerak ke arah Rohil apabila dibutuhkan,” jelas Ferdian.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi antisipasi untuk memastikan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.
Manggala Agni berharap seluruh proses pemadaman dan penyekatan berjalan lancar sehingga kebakaran yang terjadi dapat segera dikendalikan tanpa menimbulkan dampak lebih luas terhadap kawasan hutan, perkebunan, maupun lahan milik masyarakat.
“Kami mohon dukungan dan doa dari semua pihak agar proses pemadaman berjalan lancar dan seluruh titik kebakaran dapat segera dikendalikan,” tutupnya.***










