Rakyat45.com, Pekanbaru – Operasi Pasar Murah Riau kembali digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah. Program ini berlangsung lima kali selama 20-24 Juli 2026 di Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, dan Kota Dumai guna menjaga ketersediaan bahan pokok serta menekan gejolak harga di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah pada pekan ini menyasar tiga daerah dengan jadwal bergilir.
“Pekan ini akan ada 5 kali operasi pasar murah, mulai Senin hingga Jumat dan tersebar pada 3 daerah, yaitu Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru dan Dumai,” kata Tetty kepada Rakyat45.com, Senin (20/7/2026).
Kegiatan diawali pada Senin (20/7) di halaman Kantor Lurah Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Selanjutnya, operasi pasar murah digelar pada Selasa (21/7) di halaman Kantor Plaza Citra, Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru. Kemudian Rabu (22/7) berlangsung di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Sementara itu, Kamis (23/7) kegiatan dilaksanakan di Bukit Kapur, Kota Dumai. Rangkaian operasi pasar murah pekan ini ditutup pada Jumat (24/7) di halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.
Menurut Tetty, program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi. Beras SPHP dijual Rp60 ribu per 5 kilogram. Beras Anak Daro dan Beras Sokan dibanderol Rp165 ribu per 10 kilogram atau Rp83 ribu per 5 kilogram.
Selain itu, gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta telur ayam Rp49 ribu per papan.
Pemprov Riau juga mengimbau masyarakat yang akan berbelanja agar datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib.
“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya.***










