Rakyat45.com, Meranti – Tiga hari penyisiran di perairan Selat Air Hitam berakhir dengan kabar duka. Tim SAR gabungan menemukan Bima, 28 tahun, korban tabrakan dua speed boat, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (5/9/2026) pagi.
Bima ditemukan sekitar pukul 10.12 WIB di perairan Sialang Pasung. Warga Parit Satu, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, itu ditemukan sekitar 1,58 kilometer dari titik awal kecelakaan.
Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, mengatakan korban langsung dievakuasi setelah ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk penanganan lebih lanjut.
“Tim gabungan menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian. Pada hari ketiga, area pencarian diperluas hingga sekitar 1,5 mil laut persegi,” ujar Prima.
Kecelakaan tersebut terjadi Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Speed boat Eagle 11, yang disebut baru selesai menjalani perbaikan, bertabrakan dengan Four Brother 03 di perairan Selat Air Hitam.
Setelah korban ditemukan, operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup. Prima menyampaikan, dengan ditemukannya korban, operasi SAR selanjutnya diusulkan untuk ditutup.
Cuaca Riau Hari Ini Berpotensi Diguyur Hujan, Hotspot Turun Jadi 25 Titik
7 Agustus 2026“Tim SAR mengimbau masyarakat yang menggunakan transportasi laut agar memperhatikan kondisi kapal, cuaca, serta aspek keselamatan sebelum dan selama beraktivitas di perairan. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama perjalanan laut.” pungkasnya.**












