RAKYAT45.COM – Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan Latma Manyar Indopura 2026. Latihan bersama antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Republic of Singapore Air Force (RSAF) tersebut secara khusus memfokuskan porsi latihan pada penguatan operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).
Kadisops Lanud Rsn, Kolonel (Pnb) Andri Setyawan, menjelaskan bahwa agenda yang dibuka resmi pada Senin (7/9/2026) ini menjadi momentum krusial untuk mengasah interoperabilitas militer kedua negara tetangga.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Lanud Roesmin Nurjadin dapat menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan latihan bersama ini,” kata Kolonel Andri, Selasa (8/9/2026).
Penghijauan Siak Dimulai, Afni Ajak Warga Rawat 5.050 Pohon hingga Tumbuh
30 Juli 2026Kolonel Andri menegaskan bahwa hubungan pertahanan udara Indonesia dan Singapura telah terbangun kokoh atas dasar kesetaraan, saling menghormati, dan asas manfaat bersama.
โKerja sama antara TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Republik Singapura telah terjalin selama bertahun-tahun, yang dibangun berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, dan saling menghormati,โ kata Kadisops Lanud Rsn.
Selain menggembleng profesionalisme para personel udara, ajang ini berfungsi sebagai wadah penjelajahan taktis untuk pengembangan skenario misi kemanusiaan di masa depan.
PMII Geruduk Dishub Bengkalis: Layanan RoRo dan Temuan BPK Jadi Sorotan
18 Oktober 2025โMelalui latihan ini, kita akan berlatih sekaligus membahas bentuk-bentuk kerja sama di masa depan, khususnya dalam operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR), termasuk evakuasi medis dan penerjunan personel,โ harapnya.
Delegasi RSAF dipimpin langsung oleh Commander Helicopter Group RSAF, COL Oh Chun Keong. Dalam latihan gabungan ini, kedua angkatan udara menurunkan alutsista helikopter andalan masing-masing, yakni H225M Caracal milik TNI AU dan CH-47 Chinook milik RSAF.
Keterlibatan dua armada helikopter berat dan sedang tersebut dirancang untuk memaksimalkan respons bersama saat menghadapi skenario penanggulangan bencana, evakuasi medis darurat, hingga misi penyelematan di medan sulit.***












