Rakyat45.com, Bengkalis – Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkalis memberikan dukungan terhadap Lomba Karya Tulis Jurnalistik (LKTJ) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis.
Dua perangkat daerah itu melihat karya jurnalistik sebagai ruang untuk menghadirkan pembangunan dari sudut pandang yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk capaian, manfaat, sekaligus persoalan yang masih muncul dalam pelayanan publik.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, menilai LKTJ dapat membuka ruang bagi wartawan untuk menerjemahkan berbagai kebijakan pemerintah ke dalam informasi yang mudah dipahami masyarakat.
WHO Tetapkan Mpox sebagai Kedaruratan Global: Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
21 Agustus 2024“Kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan lomba ini. Melalui karya jurnalistik yang berkualitas, berbagai program pemerintah dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat, sehingga publik mengetahui berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan pembangunan daerah,” ujar Ardiansyah.
Dalam konteks transportasi, Ardiansyah menyebut layanan penyeberangan Bengkalis–Sei Selari menggunakan kapal Roll On Roll Off (RoRo) sebagai salah satu sektor yang menarik untuk diangkat melalui karya jurnalistik.
Jalur tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas warga, kendaraan dan distribusi barang. Karena itu, Dinas Perhubungan terus melakukan pembenahan pada aspek pelayanan, termasuk penataan antrean serta penerapan sistem tiket elektronik atau e-ticketing.
Pembenahan itu diarahkan untuk menciptakan layanan penyeberangan yang lebih tertib sekaligus memberi kemudahan kepada masyarakat yang menggunakan jalur tersebut.
“Kami ingin pelayanan penyeberangan RoRo semakin baik, tertib, aman, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Jalur Bengkalis–Sei Selari merupakan salah satu urat nadi transportasi yang sangat strategis bagi aktivitas masyarakat dan pertumbuhan perekonomian daerah,” jelasnya.
Ardiansyah juga menekankan pentingnya cara wartawan mengolah fakta. Ia berharap peserta LKTJ tetap menjaga objektivitas dan keberimbangan ketika mengangkat isu pembangunan maupun pelayanan pemerintah.
“Harapan kami, lomba ini dapat melahirkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program-program unggulan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik tentu sangat baik untuk diangkat dan disebarluaskan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dari sektor infrastruktur, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bengkalis, Firdaus, turut menyatakan dukungan. Ia menilai karya jurnalistik dapat membantu masyarakat melihat hasil pembangunan sekaligus memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami menyambut baik pelaksanaan lomba karya jurnalistik ini. Semoga kegiatan ini dapat menghadirkan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada masyarakat, khususnya terkait berbagai pembangunan yang telah berhasil dilaksanakan serta dampak positifnya bagi kehidupan masyarakat,” ujar Firdaus.
Menurut Firdaus, pemberitaan yang disusun berdasarkan fakta juga dapat membuka ruang bagi perangkat daerah untuk melihat kembali pelaksanaan program dari perspektif masyarakat. Dengan demikian, informasi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai laporan, tetapi dapat menjadi masukan bagi penyempurnaan pelayanan.
“Kami berharap hasil karya jurnalistik yang dihasilkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendapat respons positif dari seluruh perangkat daerah, sehingga dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bengkalis,” tutupnya.**












