Banner Website
Ekbis

Harga Komoditas Perkebunan di Riau Berfluktuasi: Pinang Kering Alami Penurunan Harga

732
×

Harga Komoditas Perkebunan di Riau Berfluktuasi: Pinang Kering Alami Penurunan Harga

Sebarkan artikel ini
Harga Pinang Kering di Riau Mengalami Kenaikan
Pinang Kering (Ilustrasi)

Pekanbaru, Rakyat45.com – Harga komoditas perkebunan di Provinsi Riau menunjukkan pergerakan yang dinamis pekan ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah harga pinang kering, yang mengalami penurunan harga. Berdasarkan laporan terbaru, harga pinang kering kini berada di angka Rp4.863 per kilogram (kg), turun sebesar Rp113 dari minggu sebelumnya.

Syahrial Abdi, Kepala Dinas Perkebunan Riau menyampaikan, harga ini berlaku di sejumlah kabupaten, termasuk Kampar, Siak, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti.

“Harga pinang kering pekan ini turun dibandingkan minggu lalu. Penurunan ini terjadi di berbagai daerah penghasil utama di Riau,” ujarnya.

Tidak semua komoditas mengalami penurunan. Harga kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar, dan Kepulauan Meranti justru menunjukkan kenaikan. Minggu ini, harga kelapa mencapai Rp4.771 per kg, naik dibandingkan pekan lalu.

Selain itu, harga Bokar (Bahan Olahan Karet Rakyat) juga menggembirakan petani. Di Kabupaten Kampar, Bokar kini dihargai Rp15.000 per kg di tingkat petani maupun Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB).

Sementara itu, harga kopra kering (100%) mengalami penurunan. Di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti, harga kopra kering turun menjadi Rp7.150 per kg.

Adapun harga tepung sagu basah di Kabupaten Siak, Indragiri Hilir, dan Kepulauan Meranti tetap stabil di angka Rp2.925 per kg.

Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasar komoditas yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk permintaan, pasokan, dan kondisi cuaca. Petani diharapkan terus memantau perkembangan harga agar dapat mengambil langkah strategis dalam pengelolaan hasil panennya.