RAKYAT45.COM – Matahari mulai meninggi di langit Kota Pekanbaru ketika aroma mentega dan adonan yang dipanggang perlahan memenuhi udara di bawah sebuah tenda biru. Keharuman itu seolah menjadi penunjuk jalan bagi siapa saja yang melintas di kawasan acara Seruni Kabinet Merah Putih, Jalan Singgalang, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Provinsi Riau.
Di balik aroma yang menggoda itu, seorang pria bertanjak merah berdiri tekun di depan meja berlapis papan putih. Kaos sederhana yang dikenakannya tak mengurangi ketangkasan kedua tangannya. Sarung tangan hitam membungkus jemarinya ketika ia membentangkan adonan hingga selebar kain tipis. Setiap gerakan dilakukan dengan ritme yang nyaris tanpa jeda, seolah pekerjaan itu telah menjadi bagian dari napas kesehariannya.
Tak jauh dari meja adonan, sebuah spanduk bertuliskan Roti Canai dan Mie Goreng Mamak menggantung di bagian depan tenda. Sebuah wajan datar berukuran besar telah menunggu untuk mengubah adonan tipis itu menjadi roti canai berwarna keemasan.
Di sisi kiri meja, satu papan telur ayam ras tersusun rapi. Satu per satu telur dipecahkan, dikocok, lalu dituangkan ke atas adonan yang telah membentang sempurna. Jemari sang peracik bergerak cepat melipat setiap sudut adonan hingga membentuk persegi yang rapi sebelum akhirnya dipindahkan ke atas wajan panas.
Beberapa detik kemudian, suara desisan mulai terdengar. Permukaan wajan yang telah disemprot minyak dari botol kuning perlahan mengubah warna adonan menjadi kecokelatan. Aroma khas roti canai yang sedang dipanggang semakin kuat menyeruak, mengundang rasa lapar sekaligus mengundang langkah para pengunjung mendekati tenda sederhana itu.












