Rakyat45.com, Pekanbaru – Polisi berhasil mengamankan seorang pria yang viral di media sosial setelah diduga melakukan pengancaman terhadap pengendara lain menggunakan benda menyerupai pistol di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP Kris Tofel mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari beredarnya video aksi pelaku yang mengadang kendaraan sambil mengacungkan senjata di tengah jalan.
Menindaklanjuti video tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) RAGA Satreskrim Polres Rohil langsung melakukan penyelidikan dan analisis digital untuk mengidentifikasi pelaku.
“Dari hasil analisis menggunakan perangkat Inafis Polri serta pendalaman informasi di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku berinisial ADK dan pistol yang dibawanya air soft gun jenis Glock 22,” ujar AKP Kris Tofel.
Dari pantauan Rakyat45.com, peristiwa itu terjadi pada 7 Juni 2026 di Jalan Rantau Bais, Kepenghuluan Bukit Timah, Kecamatan Tanah Putih. Saat kejadian, arus lalu lintas sedang mengalami kemacetan akibat penerapan sistem buka tutup jalan.
Dalam kondisi tersebut, ADK yang sedang menuju Sungai Rokan terlibat cekcok dengan seorang pengendara berinisial M. Diduga karena emosi, pelaku kemudian mengeluarkan satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 dan mengarahkannya ke korban.
Setelah identitas pelaku berhasil diketahui, tim URC RAGA Satreskrim Polres Rohil berkoordinasi dengan URC RAGA Satreskrim Polres Bengkalis untuk melakukan pencarian di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Melalui pendekatan persuasif, ADK akhirnya bersedia menemui petugas dan menjalani pemeriksaan.
Saat dimintai keterangan awal, pelaku mengakui perbuatannya sebagaimana yang terekam dalam video yang beredar luas di media sosial.
Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti berupa satu pucuk air soft gun jenis Glock 22 serta pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.
Selanjutnya, ADK bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Rokan Hilir guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Penyidik juga akan memeriksa korban serta sejumlah saksi untuk melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh rangkaian kejadian.
AKP Kris Tofel mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan pengendalian diri saat berkendara dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan mengendalikan emosi saat berada di jalan raya. Hindari tindakan yang dapat mengancam keselamatan orang lain maupun mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.***












