Banner Website
Daerah

Banjir di Jalan Sudirman Pekanbaru Mulai Ditangani, Alat Berat Turun Normalisasi Drainase

25
×

Banjir di Jalan Sudirman Pekanbaru Mulai Ditangani, Alat Berat Turun Normalisasi Drainase

Sebarkan artikel ini
Banjir di Jalan Sudirman Pekanbaru Mulai Ditangani
Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru tinjau lokasi banjir yang ada di jalan sudirman. (R45/MCR)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Banjir Jalan Sudirman Pekanbaru yang selama ini kerap mengganggu arus lalu lintas di depan RS Awal Bros mulai mendapat penanganan serius. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru turun langsung ke lokasi untuk mengidentifikasi penyebab genangan sekaligus menyiapkan langkah penanganannya.

Berdasarkan pantauan Rakyat45.com, Rabu (22/7/2026), tim gabungan melakukan survei lapangan dengan memeriksa kondisi saluran drainase di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril didampingi Kasi STNK Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari.

AKBP Dasril mengatakan Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu jalur utama dengan tingkat mobilitas kendaraan yang sangat tinggi di Kota Pekanbaru. Selain menjadi pusat aktivitas masyarakat, ruas jalan tersebut juga menjadi akses utama menuju RS Awal Bros.

“Kami ingin memastikan penyebab genangan dapat diidentifikasi secara menyeluruh sehingga penanganannya benar-benar tepat sasaran. Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu urat nadi lalu lintas Kota Pekanbaru sekaligus akses menuju rumah sakit, sehingga harus tetap aman dan dapat dilalui tanpa hambatan,” kata Dasril.

Hasil survei langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Alat berat mulai didatangkan ke lokasi untuk melakukan penggalian serta normalisasi saluran drainase yang selama ini diduga menjadi penyebab utama genangan air.

“Hari ini alat berat mulai didatangkan. Selanjutnya akan dilakukan penggalian parit sebagai upaya memperlancar aliran air sehingga genangan dapat diminimalisir. Kami berharap langkah ini meningkatkan keselamatan, mengurangi potensi kemacetan, dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan persoalan banjir yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas harus segera diselesaikan melalui kolaborasi lintas instansi.

“Permasalahan banjir yang berdampak terhadap kelancaran lalu lintas harus segera ditindaklanjuti. Saya menginstruksikan jajaran Ditlantas Polda Riau untuk berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganannya dilakukan secara cepat dan tepat. Keselamatan masyarakat serta kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama kami,” tegas Jeki.

Jeki juga mengapresiasi langkah cepat Dinas PUPR Provinsi Riau dan Dinas PUPR Kota Pekanbaru yang langsung mengerahkan alat berat usai survei lapangan dilakukan. Menurutnya, normalisasi drainase menjadi solusi awal untuk mengurangi genangan yang selama ini sering memicu kemacetan, terutama saat hujan deras.

Selain berdampak pada kelancaran arus kendaraan, genangan di depan RS Awal Bros juga dinilai berpotensi menghambat mobilitas ambulans maupun kendaraan yang membawa pasien menuju fasilitas kesehatan.

Berdasarkan hasil survei, pekerjaan penggalian parit dijadwalkan dimulai pada Kamis (23/7/2026). Normalisasi akan dilakukan mulai dari kawasan depan RS Awal Bros hingga Simpang Tiga Harapan Raya.

“Normalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas saluran drainase sehingga genangan yang muncul saat hujan deras dapat berkurang secara signifikan dan arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman tetap lancar,” imbuhnya.

Dengan dimulainya pekerjaan tersebut, pemerintah dan kepolisian berharap persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di ruas Jalan Jenderal Sudirman dapat segera teratasi sehingga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pengguna jalan semakin meningkat.***