Banner Website
Hukum & Kriminal

Anak Meninggal di Rohil Diselidiki, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

34
×

Anak Meninggal di Rohil Diselidiki, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Sebarkan artikel ini
Anak Meninggal di Rohil Diselidiki, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Ilustrasi. (karya PublicDomainPictures)

Rakyat45.com, Rohil – Kasus anak meninggal Rohil Riau yang sempat viral di media sosial kini dalam penanganan kepolisian. Aparat masih mendalami penyebab kematian korban yang diduga berkaitan dengan kekerasan seksual.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menyatakan pihaknya masih mengumpulkan data dan menunggu hasil autopsi sebagai dasar penentuan penyebab kematian.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data, termasuk dari rumah sakit. Informasi yang kami terima, korban masuk rumah sakit pada Kamis (30/4/2026) dan meninggal dunia hari ini, Jumat (1/5/2026),” kata Isa.

Ia menjelaskan, polisi awalnya tidak menerima laporan dari keluarga korban. Petugas baru bergerak setelah informasi kasus tersebut beredar di masyarakat.

“Tanpa ada pemberitahuan ke pihak kepolisian sebelumnya, kami langsung menuju ke lokasi rumah korban. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau oleh Unit PPA Satreskrim Polres Rohil untuk dilakukan autopsi dengan pendampingan keluarga,” jelasnya.

Terkait dugaan kekerasan seksual yang ramai diperbincangkan di media sosial, polisi belum dapat memastikan kebenarannya. Meski ditemukan pendarahan pada bagian tubuh korban, penyebabnya masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

“Apakah itu akibat kekerasan seksual atau karena faktor lain, belum bisa kami pastikan sebelum hasil autopsi keluar,” tegasnya.

Kapolres menyebut hasil autopsi diperkirakan keluar dalam waktu dekat dan akan menjadi dasar langkah hukum berikutnya.

“Mungkin malam ini atau besok hasil autopsinya keluar dari RS Bhayangkara Polda Riau. Setelah itu baru bisa kami sampaikan perkembangan lebih lanjut,” tambahnya.

Ia juga menyoroti tidak adanya laporan awal dari keluarga korban, padahal lokasi kejadian relatif dekat dengan kantor kepolisian.

“Yang kami sayangkan, kalau memang ada dugaan seperti itu, kenapa tidak segera dilaporkan, apalagi lokasinya dekat dengan Polsek Bagan Sinembah,” tutupnya.***