Rayat45.com, Yogyakarta – Posko Siaga Angkutan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) resmi mulai beroperasi pada Jumat (13/3/2026) pukul 09.00 WIB. Posko ini dibentuk untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran bagi para pengguna jasa transportasi udara.
General Manager YIA, Ruly Artha, menyampaikan bahwa posko siaga akan aktif selama masa angkutan Lebaran dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektor. Kehadiran posko ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta pengawasan operasional bandara selama periode padat penumpang.
Menurut Ruly, pengamanan dan pelayanan di bandara tidak hanya dilakukan oleh pihak pengelola bandara, tetapi juga didukung oleh unsur TNI, Polri, serta sejumlah instansi pemerintah lainnya. Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama BMKG, Balai Karantina, dan berbagai lembaga terkait guna menjaga kelancaran operasional penerbangan.
“Seluruh pihak yang terlibat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Berdasarkan proyeksi sementara, jumlah penumpang yang akan melalui Bandara YIA selama periode angkutan Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 259.491 orang. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 2,2 persen dibandingkan periode Lebaran pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada hari pertama pembukaan posko siaga, jumlah penumpang yang diperkirakan melintas di YIA mencapai sekitar 15 ribu orang. Sedangkan puncak arus balik Lebaran diprediksi terjadi pada 29 Maret 2026 dengan potensi pergerakan penumpang hingga 16 ribu orang dalam satu hari.
Pihak bandara juga memprediksi pola keberangkatan penumpang akan terjadi dalam dua gelombang utama. Gelombang pertama diperkirakan terjadi pada 13 Maret 2026 yang bertepatan dengan momen libur Nyepi. Adapun gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada 18 Maret 2026, menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dari sisi tujuan penerbangan, Jakarta masih menjadi rute paling diminati penumpang dari YIA. Selain ibu kota, rute domestik lain yang cukup ramai yakni menuju Makassar dan Balikpapan. Untuk penerbangan internasional, Singapura tercatat sebagai destinasi favorit penumpang.
Dalam mendukung operasional selama masa siaga Lebaran, pengelola Bandara YIA menyiapkan 641 personel gabungan yang terdiri dari unsur keamanan, operasional bandara, serta instansi pendukung lainnya.
Selain fokus pada aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, pihak bandara juga menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Sejumlah kegiatan hiburan dan event tematik turut dihadirkan di area bandara guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih menyenangkan bagi masyarakat.
Dari sisi keselamatan operasional, YIA juga mengaktifkan program Runway Safety Team yang melibatkan maskapai penerbangan. Program ini bertujuan memastikan kesiapan fasilitas bandara serta melakukan monitoring dan evaluasi operasional secara berkala selama periode posko berlangsung.
Ruly menegaskan bahwa seluruh pihak di lingkungan bandara berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan selama musim mudik.
“Kami berharap seluruh proses pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman,” katanya.
Terkait harga tiket pesawat, Ruly juga menyebut kebijakan pemerintah berupa insentif PPN sebesar 50 persen membantu menjaga stabilitas harga tiket selama masa mudik Lebaran sehingga tidak mengalami lonjakan signifikan.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, sejumlah maskapai juga telah mengajukan sekitar 10 penerbangan tambahan (extra flight). Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah menyesuaikan kebutuhan.
Saat ini, rata-rata operasional di Bandara YIA mencapai sekitar 88 penerbangan setiap hari, dengan rute menuju Jakarta tetap menjadi jalur penerbangan paling sibuk selama periode angkutan Lebaran. ***












