Banner Website
Peristiwa

Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer di Jalan Dharma Bakti untuk Atasi Banjir

14
×

Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer di Jalan Dharma Bakti untuk Atasi Banjir

Sebarkan artikel ini
Drainase Jalan Dharma Bakti Dibangun, Pemko Targetkan Rampung 2026
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer di Jalan Dharma Bakti. (R45/Rls)

Rakyat45.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat penanganan banjir melalui pembangunan infrastruktur drainase di sejumlah titik rawan genangan. Salah satu proyek prioritas yang kini dikerjakan adalah pembangunan drainase Jalan Dharma Bakti di Kecamatan Payung Sekaki dengan panjang mencapai 1,2 kilometer.

Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas saluran air sehingga mampu mengalirkan limpasan hujan secara optimal dan mengurangi genangan yang selama ini kerap terjadi di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pekerjaan fisik di lapangan saat ini terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

“Pembangunan drainase sepanjang 1,2 kilometer di Jalan Dharma Bakti saat ini sedang berlangsung di lapangan. Kami terus memantau perkembangannya dan menargetkan seluruh proyek fisik ini bisa rampung pada akhir tahun ini,” ujar Edward Riansyah, Kamis (16/7/2026).

Edward menjelaskan, pembangunan drainase tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang meminta percepatan penanganan banjir di sejumlah kawasan yang selama ini menjadi langganan genangan.

Menurutnya, Jalan Dharma Bakti menjadi salah satu lokasi prioritas karena wilayah Kecamatan Payung Sekaki sering terdampak banjir saat hujan berintensitas tinggi.

Dengan selesainya pembangunan saluran drainase sepanjang 1,2 kilometer itu, sistem pembuangan air di kawasan sekitar diharapkan menjadi lebih terintegrasi. Aliran air dari kawasan permukiman menuju saluran utama juga diproyeksikan lebih lancar sehingga dapat menekan risiko genangan.

Pemko Pekanbaru menargetkan proyek tersebut selesai pada akhir 2026. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fungsi drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air agar sistem pengendalian banjir dapat bekerja secara maksimal.***