Banner Website
Ragam

Jaga Nadi Pangan Saat Ramadhan, Bulog Bengkalis Siapkan 600 Ton Cadangan Beras

178
×

Jaga Nadi Pangan Saat Ramadhan, Bulog Bengkalis Siapkan 600 Ton Cadangan Beras

Sebarkan artikel ini
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis, Delly Bayu Putra, bersama tim dari Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan melakukan inspeksi langsung ke salah satu kios sembako di Pasar Terubuk Bengkalis, Selasa (24/2/2026)./R45/Indra.

Rakyat45.com, Bengkalis – Ramadhan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga periode krusial bagi stabilitas pangan. Ketersediaan beras dan keterjangkauan harga menjadi penentu ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Komitmen menjaga keseimbangan tersebut diwujudkan melalui inspeksi mendadak yang digelar Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis di Pasar Terubuk, Selasa (24/2/2026). Pengawasan turut melibatkan aparat kepolisian guna memastikan distribusi dan harga berjalan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, menyasar kios sembako di dalam gedung hingga lapak pedagang di area luar pasar. Beras medium, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta minyak goreng rakyat menjadi fokus utama pengawasan.

“Hasil pemantauan menunjukkan stok tersedia dan harga masih sesuai dengan harga eceran tertinggi. Distribusi berjalan lancar,” ujar Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bengkalis, Delly Bayu Putra.

Menurutnya, pengawasan ini bertujuan memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga, terutama pada komoditas strategis seperti beras. Stabilitas harga menjadi bagian dari tanggung jawab menjaga daya beli warga selama Ramadhan.

“Cadangan beras yang tersedia saat ini mencapai 400 ton. Tambahan pasokan 200 ton segera masuk, sehingga total stok diperkirakan berada di kisaran 600 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.” ungkapnya

Sejak awal 2026, kondisi pangan di wilayah Bengkalis dinilai relatif stabil tanpa hambatan berarti. Bulog Cabang Bengkalis membawahi tiga kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Siak yang seluruhnya menjadi prioritas pengendalian distribusi dan harga.

Program SPHP tetap menjadi instrumen utama menjaga keseimbangan pasar. Harga eceran tertinggi untuk kemasan 5 kilogram ditetapkan Rp56.500, sementara pedagang diperkenankan menjual hingga Rp65.500 per kemasan 5 kilogram sesuai regulasi.

“Pengawasan yang dilakukan di tengah Ramadhan ini menegaskan bahwa stabilitas pangan bukan sekadar persoalan logistik, melainkan fondasi ketahanan sosial. Ketika stok terjaga dan harga terkendali, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, tanpa kecemasan atas kebutuhan dapur sehari-hari.” tutup Delly.**