Banner Website
Ragam

Gerobak Harapan, Lapas Bengkalis Tunjukkan Kepedulian Nyata di HBP ke-62

35
×

Gerobak Harapan, Lapas Bengkalis Tunjukkan Kepedulian Nyata di HBP ke-62

Sebarkan artikel ini
Wujud kepedulian di HBP ke-62, Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, didampingi Kasi Binadik dan Kasubag TU, menyerahkan gerobak usaha kepada Rosmala Dewina, orang tua warga binaan, di halaman Lapas Kelas IIA Bengkalis, Senin (27/4/2026). /R45/Humas

Rakyat45.com, Bengkalis – Kepedulian sosial tidak selalu hadir dalam bentuk besar, tetapi sering kali bermula dari langkah sederhana yang membawa perubahan nyata. Semangat itulah yang ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis melalui penyerahan bantuan satu unit gerobak usaha kepada Rosmala Dewina, seorang pedagang gorengan sekaligus orang tua dari salah satu warga binaan, Senin (27/04).

Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 sebagai bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya keluarga warga binaan yang tengah berjuang memperkuat perekonomian rumah tangga.

Kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di halaman depan Lapas Kelas IIA Bengkalis itu menjadi simbol bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam tembok lembaga, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi kehidupan sosial di luar lingkungan pemasyarakatan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, bersama jajaran struktural. Gerobak usaha tersebut diharapkan menjadi sarana produktif yang mampu membantu Rosmala meningkatkan pendapatan dan membuka peluang usaha yang lebih layak serta berkelanjutan.

Rosmala dipilih sebagai penerima bantuan melalui proses asesmen yang dilakukan secara mendalam agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Ia dinilai memiliki semangat juang tinggi dalam menjalankan usaha secara mandiri, meski di tengah keterbatasan sarana dan tanggung jawab besar sebagai tulang punggung keluarga, termasuk merawat seorang anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, lokasi usahanya yang berada di jalan utama pusat kota dinilai memiliki potensi berkembang cukup besar apabila didukung dengan fasilitas usaha yang lebih memadai dibandingkan peralatan sederhana yang selama ini digunakan.

Kalapas Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menegaskan bahwa momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi refleksi penting bagi seluruh insan pemasyarakatan untuk terus menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.

“Bakti sosial ini adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga warga binaan yang sedang berjuang secara ekonomi. Kami berharap bantuan gerobak usaha ini tidak hanya menjadi sarana pendukung berjualan, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi Ibu Rosmala untuk mandiri dan sukses,” ujar Priyo. Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan dan mampu memperkuat kesejahteraan keluarga penerima.” tambahnya.

Suasana haru menyelimuti penyerahan gerobak secara simbolis yang berlangsung dengan lancar dan khidmat. Bagi Rosmala, bantuan itu bukan sekadar alat untuk berdagang, melainkan harapan baru untuk menata masa depan keluarga dengan lebih baik.

Melalui langkah sederhana namun sarat makna ini, Lapas Kelas IIA Bengkalis kembali menegaskan bahwa pemasyarakatan sejatinya bukan hanya tentang pembinaan, tetapi juga tentang menghadirkan harapan. Sebab, ketika sebuah institusi mampu menyentuh kehidupan masyarakat dengan ketulusan, di situlah kepercayaan dan kemanusiaan menemukan maknanya yang paling nyata.**