Banner Website
Politik

Parisman Ihwan Minta Maaf Usai Kegaduhan di DPRD Riau, Singgung Etika Rapat

21
×

Parisman Ihwan Minta Maaf Usai Kegaduhan di DPRD Riau, Singgung Etika Rapat

Sebarkan artikel ini
Parisman Ihwan Minta Maaf Usai Kegaduhan di DPRD Riau
Parisman Ihwan minta maaf kepada masyarakat Riau setelah insiden kegaduhan yang terjadi di Gedung DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026). R45/Ist)

Rakyat45.com, Pekanbaru โ€“ Parisman Ihwan minta maaf kepada masyarakat Riau setelah insiden kegaduhan yang terjadi di Gedung DPRD Riau pada Kamis (16/7/2026). Wakil Ketua DPRD Riau itu mengaku menyesalkan peristiwa yang menjadi perhatian publik karena melibatkan sesama kader Partai Golkar.

Kegaduhan tersebut terjadi antara pendukung Parisman Ihwan dengan pendukung Ketua Komisi V DPRD Riau, Indra Gunawan Eet. Insiden itu berlangsung di lingkungan lembaga legislatif dan memicu sorotan luas.

Parisman mengatakan, peristiwa tersebut sama sekali berada di luar perkiraannya. Menurut dia, kejadian di gedung DPRD tidak seharusnya terjadi karena lembaga legislatif semestinya menjadi teladan bagi masyarakat.

“Saya minta maaf kepada masyarakat Riau atas kejadian ini. Karena ini di luar prediksi bisa terjadi seperti itu,” ujar Iwan Patah, sapaan akrabnya, kepada Rakyat45.com, Jumat (17/7/2026).

Ia mengaku tidak mengetahui adanya pendukung yang datang ke Kantor DPRD Riau setelah menerima informasi mengenai situasi saat rapat Badan Anggaran (Banggar). Informasi tersebut, kata dia, memicu reaksi hingga berujung kegaduhan.

“Saya tidak tahu ada orang pendukung saya datang ke DPRD. Mereka dapat kabar saya diperlakukan seperti itu di rapat dan memancing reaksi mereka di DPRD. Saya pun sudah berusaha menghalau dan melerai agar tidak terjadi bentrokan,” katanya.

Selain meminta maaf kepada masyarakat, Parisman juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar Partai Golkar. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan melalui jalur internal dan pendekatan kekeluargaan.

“Kepada keluarga besar Partai Golkar, saya meminta maaf dan tentunya meminta persoalan ini bisa diselesaikan secepatnya,” pintanya.

Parisman menegaskan, sejak awal dirinya telah berupaya menyelesaikan persoalan dengan Indra Gunawan Eet secara baik-baik. Namun, situasi di lapangan berkembang di luar kendali hingga bentrokan tidak dapat dihindari.

“Saya sudah berniat ingin menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik dengan Eet, namun ada hal yang menyebabkan bentrokan ini terjadi. Oleh karena itu, saya meminta maaf, apalagi ini terjadi di lembaga DPRD yang terhormat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota DPRD Riau agar menjunjung tinggi tata tertib dan etika selama rapat berlangsung. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kita ada tata tertib rapat yang harus dipatuhi, kedepannya saya rasa aturan itu menjadi pijakan kita untuk lebih tertib saat rapat,” harapnya.***