Rakyat45.com, Pekanbaru – DPRD Riau memberikan klarifikasi terkait insiden kericuhan yang terjadi usai Rapat Badan Anggaran (Banggar) beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, menegaskan peristiwa tersebut merupakan bagian dari dinamika pembahasan di lembaga legislatif dan bukan dipicu persoalan pribadi.
Penjelasan itu disampaikan Kaderismanto dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, Jumat (17/7/2026). Konferensi pers dilakukan untuk memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat sekaligus meluruskan berbagai isu yang berkembang terkait insiden yang melibatkan dua anggota DPRD Riau.
“Persoalan ini adalah dinamika yang muncul dalam pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD. Karena itu perlu kita sampaikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Kaderismanto kepada Rakyat45.com, Jumat (17/7/2026).
Ia mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati mekanisme dan tata tertib yang berlaku di lingkungan DPRD Provinsi Riau.
Menurut Kaderismanto, setiap persoalan yang muncul di internal lembaga akan diselesaikan melalui mekanisme organisasi dengan mengedepankan musyawarah, etika, dan semangat kebersamaan.
Ketua DPRD Riau itu juga membantah anggapan bahwa kericuhan dipicu persoalan pribadi antara Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet.
“Tak ada masalah di antara keduanya. Terlebih lagi, keduanya berasal dari partai yang sama, tentu memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman saat kedua anggota DPRD menyampaikan pandangan dalam rapat Badan Anggaran.
“Ini murni karena ada sedikit salah paham dalam penyampaian masukan saat rapat berlangsung, bukan persoalan pribadi,” jelasnya.
Kaderismanto memastikan DPRD Provinsi Riau tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional. Ia berharap penjelasan resmi tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat sehingga kepercayaan publik terhadap DPRD Riau tetap terjaga.
“Melalui konferensi pers ini, kami berharap masyarakat dapat memahami peristiwa ini secara proporsional sehingga kepercayaan terhadap lembaga DPRD Provinsi Riau tetap terjaga,” pungkasnya.***












